Tampilkan postingan dengan label kelastelur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kelastelur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Januari 2020

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #4 Mindmap Ilmu

Januari 12, 2020 0 Comments
Bismillah...

This is it... Dari telur-telur yang sudah ditentukan sebelumnya, kita akan menentukan Mindmap perjalanan kita untuk menjadi ibu cekatan.

Dari awal kita menentukan kebahagiaan kita di mana, kemudian kita menentukan ketrampilan yang bisa menunjang kebahagiaan kita. Dan lanjut menentukan ilmu apa saja agar kita terampil dalam hal yang membuat kita bahagia tersebut.

So,inilah kesimpulan dari telur-telur tersebut yaitu :

DASAR PENGETAHUAN BAGI IBU RUMAH TANGGA (versi Lailie):
1. Financial Management
2. Time Management
3. Bisnis
4. Menyusun Aktivitas Anak
5. menyusun Menu Harian






#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 07 Januari 2020

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #3 Menemukan Cara Belajar

Januari 07, 2020 0 Comments
Bismillah...

Alhamdulillah sudah memasuki games ke-3 yaitu pencarian telur-telur tahap 3. Kali ini telur-telur yang akan dicari yaitu telur-telur ilmu apa yang ingin dipelajari. Telur- telur ini kelanjutan dari kemarin, dimana kemarin kita mencari ketrampilan yang ingin dikuasai/dipelajari sedangkan ini ilmunya. Ibaratnya kalau kemarin ketrampilan bisa kita sebut sebagai skill, sedangkan kali ini ilmu bisa kita sebut sebagai knowledge. Dalam memilih ilmu yang akan kita pelajari, kita merdeka untuk memilihnya, merdeka untuk belajar dan belajar untuk merdeka. Merdeka bukan berarti freedom atau semaunya sendiri, tetapi independent yaitu mandiri untuk menentukan apa yang saya inginkan dan butuhkan tanpa terpengaruh oleh siapapun.

Next.... Jika kemarin ketrampilan yang ingin saya kuasai adalah:
- ketrampilan mengatur waktu
- ketrampilan mengatur keuangan
- ketrampilan dalam berbisnis
- ketrampilan dalam mengatur menu harian keluarga
- dan ketrampilan dalam menyusun aktivitas untuk anak
maka, dari ketrampilan tersebut saya akan menentukan ilmu apa saja yang saya butuhkan supaya bisa terampil pada hal-hal di atas.


TUJUAN

Sebelumnya kita tetapkan terlebih dahulu tujuan kita apa (goals), kemudian ilmu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut, sumbernya dari mana, dan bagaimana cara belajarnya.
Dalam hal ini tujuan utama menuntut ilmu adalah mencari keridhaan Allah SWT. Setelah itu tujuan berikutnya yaitu saya tidak mau merugi dan tidak mau mengulangi kesalahan yang lalu terutama dalam managemen financial dan managemen waktu. Selain itu saya ingin belajar berkomunikasi dengan baik dengan sehingga bisa membina relasi dengan banyak pihak.


ILMU YANG INGIN DIPELAJARI

Dari hasil perenungan dan pengalaman selama ini ilmu yang paling urgent untuk dipelajari yaitu berkaitan tentang ketrampilan pengelolaan keuangan, seperti ilmu tentang bagaimana mengelola keuangan rumah tangga dan bisnis, dan ilmu tentang investasi keuangan.

"Sedikit cerita tentang keuangan keluarga... Berkali-kali saya boncos alias rugi ketika dapat fee desain. Kalau dihitung-hitung untungnya besar (Alhamdulillah), tapi entah bagaimana tiba-tiba habis aja. Entah buat beli ini, bayar itu, dst... Bahkan sampai dalam kondisi kepepetpun saya pernah gak punya uang sama sekali. Jadi, karena tak mau terulang lagi, saya harus bisa mengelola uang, uang rumah tangga dan uang bisnis. Saya gak mau nangis-nangis lagi karena uang habis lantaran gak pandai mengelola keuangan, karena kalau kita bisa mengatur keuangan dengan baik bisa dimanfaatkan lebih selain untuk memenuhi hidup seperti investasi dan membantu orang lain."

Selain tentang keuangan, ketrampilan yang saya butuhkan lainnya yaitu tentang mengatur waktu. Saya butuh ilmu tentang menentukan skala prioritas. Banyak sekali aktivitas dadakan yang mengganggu aktivitas yang direncanakan. Akhirnya menumpuk dan stress yang muncul. Intinya butuh ilmu tentang menentukan skala prioritas dalam managemen waktu supaya saya gak stress dan semua pekerjaan bisa terselesaikan tanpa drama.

Karena ingin mengembangkan bisnis dan karena kebutuhan SDM untuk pekerjaan, minimal saya harus bisa menguasai ilmu komunikasi efektif, agar yang saya sampaikan bisa dimengerti dan dipahami orang lain. Selain itu saya juga perlu ilmu untuk memahami karakter dan bakat orang lain.

Yang terakhir, ilmu yang ingin saya dapatkan yaitu tentang aktivitas anak dan menyusun menu keluarga. Kebetulan anak no-2 tidak mau sekolah, hanya mau di rumah saja. Akhirnya saya putuskan untuk memberikan aktivitas di rumah mungkin sambil mempersiapkan home schoolingnya kalau nanti dia tidak mau sekolah formal. Oleh karna itu saya ingin belajar beberapa ilmu tentang mendidik anak terutama aktivitas anak. Jika tidak demikian, maka dia akan bermain gadget dan menonton tv terus. Dan untuk memenuhi asupan gizi keluarga, saya perlu ilmu untuk menyusun menu keluarga yang sehat dan tentunya akan lebih baik jika ditambah skill memasak.

Semua ilmu di atas sesungguhnya bisa diaplikasikan baik dalam ranah domestik rumah tangga maupun ranah publik kalau untuk saya. Dengan pandai mengatur keuangan keluarga akan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Dengan pandai berkomunikasi dan memahami karakter dan bakat orang lain saya bisa memahami suami dan anak-anak.


CARA, SUMBER, DAN RITME BELAJAR

Di era yang serba mudah seperti sekarang ini, kita dapat dengan mudah memperoleh informasi dan ilmu yang kita butuhkan, seperti melalui website, media sosial, webinar, dan sebagainya. Namun demikian, saya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk memahami sebuah ilmu hingga mempraktekkannya, sehingga saya cara yang saya lakukan adalah sebaga berikut:

PENGENALAN ILMU
MEMBACA 
(sumber: buku, website, media sosial, kelas onlne)
MELIHAT/MENDENGAR 
(sumber: webinar, youtube)
|
|
PERDALAM ILMU
MENGIKUTI KELAS OFFLINE 
(supaya bisa berdiskusi secara langsung dengan narasumber)
|
|
PRAKTEK

begitulah cra saya belajar. Memang agak lama, tapi dengan itu saya lebih paham ilmu yang saya pelaajri.

Untuk sumber ilmu yang ingin saya kejar yaitu berasal dari:
1. KULWAP, baik untuk ilmu keuangan maupun managemen waktu/prioritas
2. SEMINAR/WORKSHOP, terutama workshop tentang berkomunikasi efektif





#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 24 Desember 2019

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #2 Menemukan Ketrampilan

Desember 24, 2019 0 Comments
Bismillah...

Setelah kemarin menemukan tentang kekuatan dengan cara mencari apa yang kita bisa dan suka, kali ini tantangannya adalah menemukan ketrampilan kita. Dari hasil pengklasifikasian bisa-suka, bisa-tidak suka, tidak bisa-suka, dan tidak suka-tidak bisa kemarin kita mendapatkan 5 aktivitas yang paling kita bisa-suka untuk menumbuhkan kebahagiaan. Lima aktivitas tersebut antara lain:
  • Mendesain
  • Food Photography
  • Window shopping
  • Bisnis
  • Memasak

(Ya Allah.. kenapa gak ada hubungannya sama anak-anak :( )

Iya bener sih aktivitas itu membahagiakan.. tapi bagaimana dengan anak-anak hayooo?? bagaimana dengan suami hayoo??? bagaimana dengan pekerjaan domestik yang kebanyakan bisa dan tidak suka? Bagaimana dengan kewajiban kita sebagai istri dan ibu?

Ingatlah Bunda, kadang mengerjakan pekerjaan yang kita sukai apalagi kita kuasai bisa melenakan dan menghabiskan waktu. Betul kan? Iya kalau aktivitas yang membuat kita bahagia itu berhubungan dengan kewajiban yang harus kita tunaikan, kalau tidak?

Dan biasanya saya kalau kewajiban-kewajiban itu tidak bisa saya penuhi rasanya gak tenang, menyesal sekali...

Baiklah.. kita akan breakdown satu per satu.

Lima aktivitas di atas memang membuat saya bahagia, tapi ada beberapa kewajiban yang diamanahkan Allah maupun suami yang harus saya tunaikan. Beberapa kewajiban tersebut diantaranya seperti:
1. pekerjaan domestik rumah tangga (bersih-bersih rumah, laundry, memasak)
2. merawat anak-anak (memperhatikan kebersihan, kesehatan, kebutuhan fisik anak-anak)
3. melayani suami terutama sebagai tukang pijet. Hahahaha...
4. membantu suami mendidik anak-anak

Nah, bagaimana antara aktivitas yang membahagiakan tidak mebuat kita meninggalkan kewajiban kita? Berarti semua harus kita kerjakan. Bagaimana bisa coba? Kan kita hanya punya waktu 24 jam, punya keterbatasan fisik dan mental pula. Berarti harus ada yang diatur atau dimanage.

Kalau saya, dari lima aktivitas yang membuat saya bahagia di atas akan saya tentukan mana aktivitas yang saya sering kerjakan dan menghasilkan, yaitu mendesain dan bisnis. Sisanya bisa dikerjakan lain waktu atau kalau sempat saja, atau bisa didelegasikan.

Ketrampilan atau ilmu yang saya butuhkan supaya antara kewajiban bisa berjalan dengan baik, dengan melalui proses berpikir panjang dan berdasarkan pengalaman, antara lain:

  1. Managemen Waktu
  2. Food Preparation dan panduan gizi seimbang utuk keluarga
  3. Managemen gadget
  4. Financial planning
  5. Managemen emosi
  6. Menyusun aktivitas anak
  7. Menyusun menu harian keluarga (walaupun kadang tidak masak sendiri tapi tetap membuat saya bingung menentukan hari ini mau makan apa)
Sedangkan untuk memaksimalkan hasil dari aktivitas yang membahagiakan yaitu design dan bisnis saya perlu beberapa ketrampilan:
  1. Managemen SDM
  2. SEO-SEM
  3. Memperdalam keahlian mendesain
  4. Financial planning
  5. Managemen gadget
  6. Managemen database/administrasi
Dari semua ketrampilan yang dibutuhkan maka bisa kita pilah-pilah mana yang penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak, tidak penting-tidakmendesak, maka bisa didapat seperti ini:



Untuk ketrampilan memperdalam keahlian saya kategorikan ke dalam ketrmapilan yang tidak penting dan tidak mendesak karena pekerjaan tersebut bisa didelegasikan.




Demikian jurnal untuk menemukan ketrampilan yang bisa kita pelajari sehingga aktivitas yang kita jalani bisa membuat kita bahagia.


#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi2
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional



Selasa, 17 Desember 2019

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #1 Menemukan Kekuatan

Desember 17, 2019 0 Comments
Bismillah..

Akhirnya saya belajar lagi di kelas Ibu Profesional. Setelah lama tidak belajar (kurang lebih 1 tahun lebih), akhirnya bisa masuk ke kelas Bunda Cekatan. Kali ini akan membahas tentang KEKUATAN yang mana bisa menjadi bekal untuk BAHAGIA.

Step pertama yang harus dilakukan yaitu dengan mengumpulkan aktivitas-aktivitas apa saja yang kita suka dan bisa, suka dan tidak bisa, tidak suka dan bisa, serta tidak suka dan tidak bisa. Pertama-tama saya kumpulkan berbagai macam aktivitas yang setiap hari atau hampir setiap hari saya kerjakan. Kali ini saya bagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Aktivitas domestik rumah tangga, antara lain: memasak, mencuci baju, menyetrika, membersihkan rumah (menyapu, mengepel), membersihkan kamar mandi, menjahit
  2. Aktivitas sebagai Ibu-Istri, antara lain: berdandan, memijat, mendongeng, menyusui, membuat rencana menu makanan, memandikan anak-anak, menyuapi.
  3. Aktivitas di luar itu, seperti: mendesain, berbisnis, pekerjaan sebagai admin (di bisnis sendiri), nonton film, window shopping, menulis (walaupun cuma status, hehehehe), marketing, travelling, membaca buku, dan ada beberapa yang saya butuhkan untuk mendukung pekerjaan yaitu menyetir mobil.

Setelah itu mari kita kelompokkan ke dama empat kuadran. Kurang lebih seperti ini:

Dari sini akan terlihat aktivitas mana yang bisa membuat bahagia, mana aktivitas yang dibutuhkan, dan mana aktivitas yang butuh untuk didelegasikan. Seperti aktivitas bisa dan suka itu bisa menjadi aktivitas dimana kalau dilakukan akan menimbulkan bahagia. Sedangkan aktivitas yang tidak bisa dan tidak suka bisa jadi aktivitas yang butuh didelegasikan.

Dari pengelompokan aktivitas di atas, akan kita tarik aktivitas bisa dan suka sebagai kekuatan kita dan bekal menjadi Bunda Cekatan. Akhirnya menjadi seperti ini:



Sekian ulasan saya dan jurnal #1 saay di Kelas Bunda Cekatan ini. Terimakasih sudah berkenan membaca.


#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Follow Us @lailie.anwar