Tampilkan postingan dengan label ibu pembaharu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibu pembaharu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Desember 2021

SCALE UP

Desember 14, 2021 0 Comments
Bismillahirrahmanirrahim...
Ini mungkin jadi jurnal terakhir, tapi perjuangan masih belum akhir.
Ini adalah mengenai kontribusi saya yang dari rumah untuk negri... Harapan saya supaya banyak ibu-ibu yang berdaya dan berkontribusi minimal untuk keluarganya sendiri yaitu melalui bidang ekonomi.





Berikut adalah video singkat dari saya untuk SERUNI9. maaf saya gak pinter berjata-kata... semoga mimpi di SERUNI9 bisa terwujud...



LINK VIDEO CHANGEMAKER


PORTOFOLIO SERUNI9

WEB SERUNI9

MEDIA SOSIAL
IG : Seruni9.id
FP : Seruni9.id
FB : Seruni

#scaleupimpact
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia
#seruni9

Selasa, 07 Desember 2021

REVIEW SOCIAL IMPACT

Desember 07, 2021 0 Comments

 Bismillah

Kali ini saya akan mereview jurnal dari mbak Ita Roihanah dari Depok. Di awal saya kurang paham tentang aktifitas tim mbak Ita apa saja. Namun setelah melihat templatenya akhirnya mengerti mbak Ita mau mengambi aksi apa. 



Setelah melihat isi dari Theory of Change mbak Ita sebenarnya mudah dipahami tentang perubahan apa yang diinginkan oeh mbak Ita dan team. Goalnya adalah mendampingi 50 keluarga untuk bertumbuh bersama menjaankan visi misi keuarganya. 


Namun untuk the logical mode masih belum dijeaskan karena dari mbak Ita dan teim sendiri masih beum paham tentang logic model. Sedikit yang bisa saya simpulkan tentang logic model dari mbak Ita dan tim adalah:

--> Jika media sosial, grup wa, dan penerima manfaat dapat dimanfaatkan, maka akan ada aktifitas belajar bersama tentang pentingnya visi misi keluarga melalui webinar, workshop, diskusi, dsb.
--> Jika webinar, workshop, dan diskusi dapat terlaksana dengan baik, maka akan ada 50 keluarga yang terlatih dan seesai membuat grand design keluarga.
--> Jika 50 keluarga telah memiliki grand design keluarga sesuai dengan keluarganya masing-masing, maka masing-masing keluarga tersebut bisa menyebarkan ilmunya ke keuarga lain dan semakin banyak keluarga yang paham akan pentingnya visi misi keluarga.


Untuk tabel Risk Management sudah mulai pas dan sesuai dengan tabel stop, continue, start.

#sistemumpanbalikmateri7

#apresiaksi

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 30 November 2021

SOCIAL IMPACT

November 30, 2021 0 Comments

 Bismillah..

Ini agak berat nih tantangannya. Kalau berbicara tentang social impact maka kita akan berbicara tentang seberapa besar sih pengaruh kita terhadap orang lain atau terhadap target yang akan kita bantu? Sehingga, dengan social impact ini kita dapat:

1. Tau dampaknya baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak langsung yaitu ke subyek target kita, kalau tidak langsung yaitu pengaruh di luar subyek kita seperti keluarganya, teman-temannya yang tertarik dengan aksi kita.
2. Kita memiliki ruang untuk memperbaiki AKSI kita untuk berkembang. Jika ruang yang ingin kita kembangkan ternyata luas, berarti kita memiliki peluang untuk memperbesarnya lagi.
3. Mengetahui sudut pandang penerima manfaat apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau tidak.   

Kalau dalam team Seruni, kami merumuskan Social Impact tersebut untuk beberapa tujuan diantaranya adalah:


Karena Seruni bergerak di bidang pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi, maka seruni akan melakukan askinya yaitu bersama-sama perempuan lain untuk meningkatkan perekenomian keluarganya melalui beberapa sektor yang Seruni buat melalui pendampingan bisnis. Nah, untuk mengetahui apakah aksi kita sudah pas sasarannya, maka perlu dianalisa.

Dari setiap aksi yang kita lakukan, pastinga kita ingin adanya perubahan donk.. baik itu dari diri kita sendiri maupun target yang kita bantu. Oleh karena itu perlu adanya teori yang dipakai untuk mengukur perubahan tersebut. 

Theory of Change:
1. INPUT --> apa yang kita butuhkan, bisa berupa materi, ilmu, informasi yang kita butuhkan untuk melakukan aksi
2. ACTIVITIES --> aktivitas apa yang kita lakukan dalam aksi tersebut. Apakah membuat menjadi sesuatu, mengantarkan, mengubah sesuatu, dsb
3. OUTPUT --> dampak langsung yang ditimbulkan setelah melakukan aksi. Misalnya: telah terlatih ibu-ibu di lingkungan kita di bidang enterpreneurship
4. OUTCOME --> efek jangka pendek dari input yang menggambarkan perubahan perilaku. Misalnya ibu-ibu yang sukses menjadi enterpreneur memberikan dampak perekonomian yang positif pada keluarga masing-masing
5. IMPACT --> efek jangka panjang dari OUTPUT. Misalnya ibu-ibu yang sukses menjadi enterpreneur memberikan dampak perekonomian yang positif pada keluarga masing-masing bisa menularkan semangat mompreneurship kepada ibu-ibu yang lain di seluruh Indonesia.

Berdasarkan teori di atas, tim Seruni merumuskan sebagai berikut:




Setelah menentukan aksi, kemudian merumuskan perubahan apa yang kami harapkan, berikutnya adalah managemen resiko jika sewaktu-waktu aksi yang kami rencanakan tidak bisa berjalan seperti yang diharapkan. Managemen resiko itu dibutuhkan supaya kita bisa bahagia dengan menerimas segala kondisi yang ada dengan mindset yang tepat.

1. ACCEPT. Menerima resiko dimana jika resiko yg ditimbulkan rendah
2. MITIGATE. Apabila resiko yang ditimbulkan sedang yaitu dengan mengurangi dampaknya
3. TRANSFER. Yaitu dengan mengalihkan tanggungjawab ke pihak ketiga karena resikonya tinggi
4. AVOID. Yaitu dengan meniadakan karena resikonya cukup tinggi dan tidak mungkin diteruskan lagi.

Ada beberapa yang termasuk resiko tinggi, sedang, dan rendah yang tim Seruni rumuskan. Untuk resiko tinggi yaitu seperti jika kita mendapatkan materi yang tidak sesuai dan informasi yang seharusnya tersebar tidak tersebar. Begitu juga untuk resiko yang sedang dan rendah bisa dibaca pada tabel di bawah ini.




 Baiklah.. demikian uraian tentang AKSI - PERUBAHAN - MANAGEMEN RESIKO dari tim Seruni.


#apresiaksi
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia



















Senin, 01 November 2021

KONGRES IBU PEMBAHARU

November 01, 2021 0 Comments

 Bismillah..

Lagi-lagi saya bingung nih mau nulis gimana. Kongres ternyata sudah berakhir.Dan saya hanyabisa menuliskan link di bawah inisaja:

https://www.instagram.com/reel/CVlhc3xBout/?utm_source=ig_web_copy_link

https://www.instagram.com/stories/highlights/17913450818107185/

https://www.instagram.com/stories/highlights/17913450818107185/

(ada di highligt)

Maaf ya.. tidak banyak yang didapat

Selasa, 26 Oktober 2021

AKSI UNTUK SOLUSI

Oktober 26, 2021 0 Comments

 Bismillahirrahmanirrahim...


Materi kali ini mengingatkan saya tentang materi bisnis yg beberapa bulan lalu saya terima. Materi itu berjudul Dicipline Execution yaitu tentang langkah-langkah eksekusiapa saja yang akan kita tempuh untuk mewujudkan goal bisnis kita. Ini kelas Bunda Saliha kok nyasarnya ke ilmu bisnis yak? hahaha...mirip soalnya. 

Langkah yang pertama, kita tentukan dulu adalah goalnya apa yang mau kita capai. Setelah itu kita breakdown:

1. Tentukan langkah apa saja yang diambil
2. Tentukantarget pencapaian
3. Tentukan tindakan yang diambil 
4. scorenya berapa
5. PIC/penanggung jawab
6. deadline 

Dibawah ini adalah list agenda yang telah dibuatoleh tim seruni 9:










Selasa, 05 Oktober 2021

REVIEW IDENTIFIKASI AKSI

Oktober 05, 2021 0 Comments

 Bismillahirrahmanirrahim..


Kali ini saya akan memberikan sedikit review kepada mbak Kurnia Wahyu Lestari dari IP Kediri. Semoga mbak Nia berkenan..

Pertama-tama yaitu tentang pencarian keyupdates. Dalam jurnal, mbak Nia tidak menuliskan tentang keyupdates atau highlight apa yang beliau gunakan untuk campaign temanya. Mungkin karena saat ini mbak Nia masih bingung tentang aktifitas apa saja yang akan dijalankan. Wajar sih.. karena badai informasi juga dari IP dan mungkin karena kesibukan internal beliau.





Saay ingin menyarankan ke mbak Nia untuk keyupdates ini bisa dimulai dari analisa SWOT. Ada yang perlu diperbaiki tentang analisa SWOT ini. Saran saya jangan lihat template materi kemarin ya kalau sebelumnya tidak paham tentang SWOT itu sendiri karena akan menjadi tambah bingung. pisahkan antara permasalahn internal (terkait dengan diri kita secara pribadi dan team) dengan masalah eksternal (masalah luar yang tidak terkait secara langsung dengan kita tapi berdampak pada aktifitas atau rencana kita). Seperti pada Threats yang menceritakan meningginya beban kerja di organisasi seharusnya itu masuk weakness karena itu berkaitan dengan kondisi pribadi mbak Nia dan team. Kalau yang ditulisakan adalah misal tidak menentunya kebijakan pemerintah tentang PPKM, dan itu berdampak pada campaign mbak Nia dan team, maka itu bisa dimasukkan ke dalam threats. Kurang lebih seperti itu.:)

Setelah merumuskan SWOT dengan benar, jangan lupa untuk menambahkan analisa terhadap organisasi/komunitas/campaign yang sama dengan kita. Misal kalau saya di bidang finansial yang ingin ibu-ibu merdeka finansial melalui bisnis, maka saya akan melirik komunitas yang memiliki tujuan/aktifitas yang sama denagn saya, seperti: Wosca, SBO, dll. Dari situ kita bisa amati kekurangan dan kelebihan mereka apa. lantas kita satukan dengan analisa SWOT kita, maka akan dihasilkan sesuatu yang bisa menjadi keunggulan kita, pembeda kita dengan yang lain, dan itu akan menjadi keyupdates buat kita. Keyupdates itu bisa menjadi keyword kita yang bisa kita tampilkan di seluruh medsos kita sebagai bentuk campaign terhadap kegiatan kita.







Sekian dari saya, semoga mbak Nia berkenan dan mohon maaf jika ada yang salah.

Wasaalam




Selasa, 28 September 2021

IDENTIFIKASI AKSI

September 28, 2021 0 Comments

 Mungkin kalau di kelas mentoring bisnis ini dinamakan sebagai 4DX, Dicipline Excetution. Identifikasi aksi ini mengidentifikasi aktifitas apa saja yang kita akan kerjakan untuk mencapai GOAL. Ijinkan saya menulis beberapa materi dari mentoring bisnis, selain untuk mengikat ilmu, juga untuk berbagi kepada teman-teman yang membaca.

Hal pertama yang dirumuskan baik dalam bisnis atau kegiatan lainnya yaitu merumuskan VISI MISI. ini ibaratnta adalah tujuan yang akan kita tempuh seperti apa.

Dalam mentoring yang saya ikuti, sebuah bisnis sebaiknya didahului oleh GOAL, yaitu tujuan akhir yang akan kita capai apa. GOAL sendiri dalam dunia bisnis adalah kumpulan angka-angka yang tertarget, tersusun, dan berbatas waktu. Jadi isi dari goal itu (dalam hal bunshal) adalah point-point apa yang ingin kita raih, kemudian disusun secara sistematis dan strategis, dan memiliki batas waktu sampai kapan kita harus mencapainya.


Setelah GOAL kita tetapkan, kita akan merumuskan DEFINISI bisnis kita adalah apa. Dalam kelas bunshal, kita harus mendefinisikan kegiatan apa saja yang kita lakukan. DEFINISI ini adalah kegiatan apa yang kita kerjakan untuk menghasilkan goal tersebut.

Lanjut berikutnya yaitu tentang VALUE PREPOSITION, apa pembeda kita dengan bisnis kompetitor. Dalam hal ini kita perlu melakukan riset. Riset yang dilakukan antara lain analisa kompetitor. Tulis 3 atau 5 kompetitor yang paling besar, yang paling baru, dan yang paling lama. Kemudian analisa kekurangan dan kelebihan mereka apa. Dari situ kita bisa mendapatkan VALUE PREPOSITION kita dibanding dengan bisnis serupa lainnya,Jadi kita punya keunggulan. Nah, selain analisa kompetitor, juga ada analisa SWOT. ST ini berhubungan dengan intern kita, sedangkan OT berhubungan dengan ekxternal kita atau kondisi di luar.

SWOT di team Seruni seperti di atas.Tapi ada yang kurang pas nih.. hihihi... Oportunities yang point pertama itu sebetulnya lebih pas di Strengths. Begitu juga Threats point 1 dan 3 dimasukkan di Weakness.

Berikutnya yaitu bisa lanjut ke MARKET. Tujuan kita ini untuk siapa saja sih? Siapa saja yang butuh. Ingat ya, dalam membuat sebuah bisnis atau aktivitas, jangan hanya karena kita ingin,tapi karena banyak yang membutuhkan.

Setelah itu kita susun KEY ACTIVITY nya. Aktivitas apa saja yang kita harus lakukan untuk mencapai goal tersebut. Nah, supaya lebih tertarget kita butuh yang namanya dicipline excecution. Eksekusi apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapai goal.



Sebetulnya kurang banyak nih, ada missing point yang belum tertulis yaitu tentang aktifitas harianapa yang bisa kita lakukan dimana aktifitas tersebut turunan dar aktifitas besar.




Tentang Fundraising ini saya teringat tentang RECOURCES.. Berisikan tentang sumberdaya apa saja yang kita butuhkan. Kalau pada materi sebelumnya pernah dibahas keahlian apa saja yang dibutuhkan, di RECOURCES juga ditulisakan apa saja yang dibutuhkan ditambah dengan modalnya berapa kira-kira. Nah, di bunda shaliha ini diganti dengan fundraising yaitu penggalangan dana.


Sekian dulu ya... Semoga bermanfaat. Oiya, jangan lupa like dan follow seruni di:







Senin, 13 September 2021

REVIEW SMART DAN SUMBER DAYA

September 13, 2021 0 Comments

 Bismillah..

Kali ini diberikan kesempatan untuk mereview jurnal dari Mbak Dela IP Jakarta dengan teamnya bernama team Kancil. Team milik mbak Dela ini mengankat masalah penggunaan smart phone pada anak. 

Review saya untuk mbak Dela adalah sebagai berikut:


Sebenarnya feedback atau review ini juga berlaku buat tim saya. Jujur, walaupun SMART dan milestone sudah dibuat, tapi saya sendiri masih ragu apakah itu sudah betul atau butuh perbaikan lagi. Sepertinya butuh mentor untuk mengoreksi apakah langkah kami sudah tepat atau belum. 

Review singkat untuk tim mbak Dela adalah tentang timebound yang mungkin perlu di detailkan waktunya kapan. Atau perlu dijelaskan lagi parameter "usia yang cukup" itu apa saja. Selain itu untuk mile stone ada tambahan sedikit yaitu mengenai batas waktunya sampai kapan milestone tersebut dijalankan.

Selain itu, untuk Golden Rules perlu dijelaskan tindakan apa saja yang akan diambil bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam bentuk exit procedure.

Demikian review saya untuk mbak Dela. Semoga bermanfaat

Senin, 06 September 2021

SMART DAN SUMBER DAYA

September 06, 2021 0 Comments

 Bismillah.. 

Dulu, ketika belajar bisnis di BEKEL, salah seorang mentor pernah mengajarkan tentang metode SMART. Metode itu menjelaskan tentang tujuan kita. SMART itu adalah kepanjangan dari :

1. Spesific, yaitu mencakup jawaban 5w (apa yang ingin kita capai, mengapa, kapan dicapai, dimana, dan siapa saja yang terlibat)

2. Measurable,  yaitu terukur dengan menyertakan indikator kesuksesannya sehingga kita tau perkembangan kita smapai mana dalam mencapai tujuan tersebut

3. Achievable, yaitu bagaimana cara kita mencapai tujuan tersebut, apakah realistik sesuai dengan kondisi kita sekarang

4. Relevant, yaitu pastikan tujuan kita bermanfaat bagi diri kita dan sejajar dengan tujuan lain atau tidak tumpang tindih

5. Timebound. Yaitu target waktu untuk mencapai tujuan tersebut berapa lama.



Nah, tugas minggu ini kami, Tim Seruni, diminta untuk menjabarkan tujuan kita ke dalam metode SMART ini. 

 SMART TIM SERUNI

S = Ruang perempuan dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan
M = untuk mengembangkan potensi diri dan berwawasan global
agar mampu berkarya, berdaya, berkontribusi positif di lingkungan masyarakat
A = dalam mewujudkan kesejahteraan finansial bagi para perempuan
R = melahirkan 5 sektor usaha pada bidang ekonomi mikro atau UMKM
T = pada januari 2027


Setelah menetapkan SMART, maka kita tentukan Resource atau sumber daya yang kita miliki dalam Tim Seruni. Alhamdulillah tim Seruni memiliki beberapa sumber daya antara lain:

1. Beberapa tim inti sudah memiliki bisnis sesuai sektor bisnis yang ditentukan
2. Tim inti memiliki kemampuan dalam bidang keuangan, Desain Grafis, dan Teknologi Media.
3. Tim inti memiliki kemampuan pengelolahan data administrasi
4. Tim inti memiliki kemampuan dalam Riset dan analisis

Langkah yang ketiga yaitu menetapkan Milestone apa saja yang harus kita capai. Milestone ini memudahkan kita untuk mencapai tujuan yang ingin kita capai dalam kurun waktu tertentu dan memudahkan kita dalam mengevaluasi apakah sudah tepat atau tidak. Jadi, milestone ini harus terukur. Tim Seruni menetapkan mileston dengan membagi menjadi dua, yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Milestone tim Seruni adalah:

Milestone 1 

Internal seruni selama 6 bulan (September 2021-Februari 2022) belajar bersama internal seruni memperkuat tim lebih ke pengurus seruninya dulu untuk pengetahuan bisnis ikut mentoring.

Milestone 2 
- Memperkenalkan seruni, memperkuat sumber daya. Januari sampai maret (merekrut para perempuan untuk belajar bisnis bersama seruni).
- Menguatkan SDM selama 9 bulan, untuk anggota Seruni (april sampai desember 2022) untuk menseleksi tahap selanjutnya di Seruni. (Yang tidak kuat dalam proses seleksi ini akan gugur).
Apakah programnya berbayar atau free? =》GRATIS
=》berbayar jika ada mentor tamu

Proses seleksinya = selama 9 bulan bisa mengundurkan sendiri (seleksi alam) tidak membuat project nya.

Milestone 3
Membekali ketrampilan selama 2 tahun (januari 2023 sampai Desember 2024) untuk 5 sektor yang akan dikembangkan bisnisnya. Masing-masing sektor harus ada mentor/ahli.
1. Bisnis Kuliner (v)
2. Bisnis Fashion (v)
3. Bisnis Pendidikan (v)
4. Bisnis Agribisnis (v)
5. Bisnis Produk Kreatif (v)


Langkah yang keempat, terakhir, adalah menetapkan faktor pendukung lainnya seperti golden rules, exit procedure, pencarian sumber daya lainnya jika tidak ada di intern tim. 

Kali ini kita memeatakan sumber daya yang harus miliki antara lain:
1. Public Speaking and Presentation skills
2. Mentor ilmu bisnis
3. Digital Marketing
4. Negosiasi
5. Menulis

Sedangkan Exit Prosedur ketika kami menghadapi maslaah adalah:
1. Selama tim inti dapat berkomitmen dengan amanah yang diberikang masing-masing maka aman.
2. Keputusan yang di ambil harus berdasarkan kesepakatan tim inti.






Senin, 23 Agustus 2021

REVIEW MEMAHAMI MASALAH BERSAMA TEAM (part 2)

Agustus 23, 2021 0 Comments

 Bismillah..

Setelah pekan lalu yang melelahkan, kali ini ada beberapa kabar menggembirakan yaitu bu Septi bagi-bagi hadiah hehehehe....

Senang-senangnya nanti dulu ya... dilanjut setelah jurnal dan pekerjaan lainnya selesai. Kali ini saya akan mereview Jurnal dari mbak Sa'diyah Nurul Umami yang fokusnya pada masalah managemen waktu. 

Berikut review saya untuk mbak Sa'diyah Nurul Umami









Semua yang dituliskan mbak Diyah sudah cukup bagus, tetapi ada yang kurang yaitu strabursting dari mbak Diyah sendiri.

Minggu, 01 Agustus 2021

REVIEW - MEMBANGUN TEAM (part 2)

Agustus 01, 2021 0 Comments

 Bismillah...

Kali ini saya memberikan review atas Jurnal mbak Sagita dari IP Tangsel. Mbak Sagita mengankan masalah akibat dari kebijakan WFH dan SFH yang menyebabkan Work-Family Conflic (WFC) sehingga menimbulkan tumpang tindih peran sebagai ibu pekerja dan anggota keluarga dalam satu waktu. Masalah ini juga dialami oleh kabanyakan orang semenjak pandemi ini.

Team yang mbak Sagita ambil antara lain mbak Sagita dan keluarga serta mbak Diyah rekan dari IP Tangsel juga. 

Untuk kampanye, saya belum melihat kampanye mbak Sagita untukmenemukan team, mungkin karena terbatasnya waktu dan banyaknya pekerjaan yang harus mbak Sagita selesaikan sehingga tidak fokus untuk mencari team yang lebih banyak. Semoga dengan team yang ada bisa membawa hasil yang maksimal dan seperti yang diharapkan.

Mungkin nih... Kalau mbak Sagita kampanye di banyak kanal medsosnya akan banyak sekali ibu-ibu yang memiliki masalah yang sama sehingga bisa saling bertukar pikiran dantips untuk menghadapinya.


#umpanbalik2
#Identifikasimasalah
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity

Selasa, 27 Juli 2021

MEMBANGUN TEAM (part1)

Juli 27, 2021 0 Comments

 Bismillah...

Sebelumnya kita membahas tentang permasalahan atau tantangan yang selama ini mengganjal dan ingin kita carikan solusinya. Untuk menghasilkan solusi yang berdampak, walaupun itu termasuk masalah pribadi, kita perlu membentuk sebuah team. 

" Jangan terburu-buru mencari solusi, gali lebih dalam lagi masalahmu, lagi dan lagi"

Kita tidak bisa menyelesaikan masalah kita sendiri, kitaperlu proses yang berkelanjutan. Oleh karena itu kita perlu mencari team yang bisa diajak untuk berjalan bersama. Siapakah dan seperti apakah team kita itu? yaitu:

1. Dia yang memiliki masalah yang samadengan kita

2. Diayang memiliki kepedulian terhadapmasalah kita

3. Dia yangmemiliki pengaruh terhadap masalah kita

4. Dia yang memiliki ketrampilan yang berbeda dengankita

5. Dia yang antusias mengambil bagian dari solusi


Alhamdulillah saya memiliki team yang memiliki masalah sama yaitu tentang pengembangan bisnis walaupun akar masalah kami berbeda-beda. Setelah itu kita akan melatih Skill for Effective Team Work, antara lain:

Effective Team Work
1. open communication --> bagikan mimpi anda dan tanyakan mimpi team kita
2. clear direction and goals --> sampaikan problem statement dan akar masalah, petakan kemampuan masing-masing, setelah itu berbagi peran.
3. task delegation --> mendelegasikan 
4. sense of accountability --> start to end harus tahu (komitmen)
5. communication skill --> kemampuan mendengarkan,mindful, totalitas
6. collaboration skill--> team of team
7. Problem solving skill --> identifikasi dan definisikan masalahnya, gunakan data, dan fokus pada solusi
8. planning and organizing skill --> ketrampilan merencanakan 
9. Conflict Management --> tetapkan golden rules sebelum terjadi konflik

Ini adalah User Persona saya


Ini adalah pemetaan Soft SKill danHArdskill saya. Dalam team saya mendapat bagian sebagai desainer


Dan ini adalah step saya dalam membuat rencana






Senin, 12 Juli 2021

REVIEW - IDENTIFIKASI MASALAH (part 2)

Juli 12, 2021 0 Comments

 Bismillahirrahmanirrahim..

Kemarin setelah menuliskan identifikasi masalah saatnya mulai mengkoreksi dan memberikan review. yang mereview bukan saya sendiri tetapi ada rekan kelas Bunda Salihah yang akan memberikan reviewnya.

Alhamdulillah saya mendapatkan teman baru dari IP Bogor, namanya mbak Rimas. 

Sebelumnya, mbak Rimas mereview identifikasi masalah saya minggu lalu menurut mbak rimas ada informasi yang kurang yang saya tuliskan di jurnal. Memang betul.. saya tidak menuliskannya dengan lengkap. Tapi alhamdulillah clear setelah saya menjelaskan ke mbak Rimas. Review dari mbak RImas bisa dibaca di sini


REVIEW UNTUK MBAK RIMAS

Alhamdulillah saya mendapatkan pasangan tidak jauh dari salah satu passion saya yaitu Bisnis. Ceritanya, mbak Rimas ini memiliki usaha. Nah, kendala beliau yaitu pada bisnis yang dirintisnya. Beliau menuliskan seperti ini:


Nah, kalau menurut saya, jika mbak rimas bisa menuntaskan permasalahan di bisnisnya, beberapa masalah lain bisa beliau selesaikan seperti masalah financial. Saya memberikan beberapa review terkait permasalahan mbak Rimas. Sebelumnya saya sampaikan bahwa yang saya review bukan pilihan mbak rimas menentukan masalah dan akarnya(betul atau tidaknya) ya.. tapi mencoba menggali lebih dalam lagi permasalah apa dan bagaimana solusinya. Akhirnya saya tuliskan seperti ini:


Kesimpulannya adalah masalah mindset dalam memulai bisnis harus dibenahi terlebih dahulu, bahwa perlu ada stong why yang kuat dalam memulai bisnis. jAdi, lebih tepatnya akar masalah mbak Rimas adalah mindset bisnis yang harus dibenahi terlebih dahulu kemudian ditambah dengan analisa yang mendalam tentang bisnisnya dengan bantuan tool seperti BMC (Bussiness Model Canvas) atau BRM (Bussiness Road Map).

Senin, 05 Juli 2021

IBU PEMBAHARU-IDENTIFIKASI MASALAH

Juli 05, 2021 0 Comments

 Bismillahirrahmanirrahim..

Alhamdulillah akhirnya telah sampai di kapal ini, di kelas Ibu Pembaharu IIP. Walau suasana sedang kurang menyenangkan, ditambah tubuh kurang bugar, tapi saya mencoba untuk berpikir tenang, proporsional, tidak emosi untuk menyelesaikan tantangan kali ini. Karena di ibu pembaharu ini bukan hanya melulu tentang masalah diri kita dan keluarga, tapi juga tantangan untuk memberikan manfaat bagi diri kita sendiri, keluaga, lingkungan, dan sekitarnya.

خَيْرُ الناسِ أَنفَعُهُم لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (Hadits Riwayat ath-Thabrani)

Kebermanfaatan yang ingin kita berikan bukan hanya sekedar manfaat, tapi juga sesuai dengan masalah yang kita hadapi. Oleh karena itu di kelas ibu pembaharu ini goalnya yaitu kita bisa mengidentifikasi masalah kita mengubah menjadi tantangan hidup sehingga bisa menciptakan solusi dari masalah tersebut.  ( https://www.ibupembaharu.com/ )


*IBU PEMBAHARU : EVERY MOTHER a CHANGEMAKER*

Untuk menjadi Changemaker maka perlu konsisten melakukan: 

a. Cognitive Emphaty

Tidak hanya sekedar empati, tapi juga memikirkan lebih dalam lagi, empati dengan nalar, ikut memikirkan secara mendalam (bukan hanya simpati). Empati dengan diri sendiri, tidak ingin mengeluh mulai berpikir bagaimana caranya, identifikasi masalah saya apa?

 b. Teamwork

Membangun team yang memiliki permasalahan yang sama sehingga munculah sebuah ekosistem. 

c. New Leadership

Mengajak anak-anak (lingkungan sekitar kita) untuk berkiprah bersama memecahkan masalah.

 d. Creative Problem Solving

Kelanjutan dari New Leadership yaitu anak-anak (lingkungan sekitar kita) menghasilkan solusi bersama untuk mengatasi masalah yang lebih kompleks.


*INDIKATOR SUKSES*

Indikator Sukses Komunal

a. Tuntas dengan minimal 7 dari 8 tantangan

b. Tuntas dengan minimal 7 dari 8 review yang ada

c. Mampu mengubah empati menjadi minimal 1 aksi untuk 1 solusi 

d. Ikut berpartisipasi aktif minimal 2 dari 3 event besar di Kampus Ibu pembaharu

e. Mampu membuat 1 portofolio aksinya dalam bentuk websites/pdf/karya digital lain


Indikator Sukses Personal

a. Saya mampu menyelesaikan 1 masalah hidup saya

b. Saya mampu menulis 1 artikel perjalanan saya tiap pekan


*TAHAPAN IBU PEMBAHARU*

1. Identifikasi masalah

2. Temukan Teman

3. Pahami Masalah

4. Memilih Tujuan

5. Identifikasi Aksi

6. Melakukan Aksi

7. Apresiaksi

8. Merayakan Solusi

keterangan lengkap ada di  https://www.ibupembaharu.com/


*1. IDENTIFIKASI MASALAH*

Pisahkan masalah yang baik dengan masalah yang buruk. Kalau kita tidak bisa memisahkan, maka kita akan menjadi orang yang mengeluh terus-menerus. Jangan sampai fokus ke masalah yang membuat energi kita habis. Cari masalah yang bisa kita scale up. Jika kita sudah bisa mengatasi masalah personal kita, maka kita bisa scale up mengatasi masalah lingkungan kita. 

Ijinkan saya sedikit bercerita. Saya mempunyai impian dan tantangan serta passion di dunia bisnis. Saya ingin memiliki bisnis yang bukan hanya sekedar berkembang dan membantu perekonomian keluarga, tetapi saya ingin bisa memberdayakan. Namun, sampai saat ini bisnis saya stagnan. Selain itu, saya ingin membantu ibu-ibu yang ingin memulai bisnis tapi bingung mulai dari mana untuk belajar bersama mengembangkan bisnisnya. So, banyak hal yang harus saya perbaiki, yaitu mengscale up bisnis saya pribadi sehingga saya tidak ada beban untuk membantu ibu-ibu lainnya mengscale up bisnisnya. 

Setelah saya ulik dan merenung, ternyata ada beberapa penyebab (akar masalah) dalam diri saya yang ingin saya selesaikan. Akhirnya saya menemukan akar masaahnya yaitu:

1. Saya mudah terdistrak, kurang fokus. Ada goal besar yang ingin saya capai, namun terganggu dengan adanya hal-hal kecil yang seharusnya bukan menjadi fokus saya sehingga hal-hal kecil tersebut membuat energi saya berkurang dan terkadang sakit.

2. PR tentang urusan rumah tangga yang belum selesai seperti masalah pendidikan anak-anak, membersamai anak-anak yang kurang optimal akibat ingin berkiprah di ranah publik. Hal ini dikarenakan managemen waktu dan prioritas saya kurang bagus

3. Banyak hal-hal besar yang ingin saya lakukan batal saya kerjakan, hal ini dikarenakan saya ragu-ragu dan tidak berani untuk melangkah. Takut salah, itu yang selalu ada di pikiran saya. Begitu ide saya tersebut dikerjakan orang lain, barulah saya menyesal kenapa tidak saya lakukan waktu itu. 





PROBLEM STATEMENT
Banyak sekali masalah lingkungan sekitar saya yang ingin saya selesaikan, terutama tentang pengembangan kemampuan ibu rumah tangga dalam berbisnis. Untuk bisa mengscale up ke masalah yang lebih luas, maka saya harus bisa menyelesaikan masalah saya pribadi terlebih dahulu, yaitu mengembangkan bisnis saya terlebih dahulu.
 


Dari maslaah yang saya tuliskan di atas, membuat saya semakin lama mencapai goal pribadi saya. Demikian tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat dan mungkin akan ada perubahan setelah perenungan selanjutnya. 



#materi1

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia




Follow Us @lailie.anwar