Tampilkan postingan dengan label buncekIIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buncekIIP. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 April 2020

BELAJAR BAHAGIA

April 25, 2020 0 Comments
Bismillah..

Kali ini mencba tuk relax sejenak. Belajar bahagia jika melakukan pekerjaan tanpa melihat kandang waktu, tanpa membuat to do list. Karena belakangan banyak yang belum selesai. Alhamdulillah sempat merasakan bahagia dan bebas, terlebih lagi ada jadwal yang memang membuat saya terpaksa keluar kota. Di situlah saya merasa relax.



#puasa
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional
#pekankeempat

Jumat, 17 April 2020

ME TIME KEBLABASAN

April 17, 2020 0 Comments
Bismillah...

Kalau lagi suntuk ngapain nih buibu?
Kalau saya seringnya nge-game. Nah, karena ngegame ini akhirnya saya banyak membuang waktu. Entah saya benar-benar jenuh atau memang game itu membuat ketagihan. Tapi jujur setelah ngegame saya gak ngantuk.

Supaya pekerjaan segera kelar, akhirnya saya coba puasa nge-game. Dan seperti diketahui hasilnya.. yaitu ZONK. Susah melepas game ini. Tapi kali ini saya batasi penggunaannya dan uninstall dari hp.




#puasa
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional
#pekanpertama

Selasa, 07 April 2020

HIDANGAN UNTUK KELUARGA

April 07, 2020 0 Comments
Bismillah...

Target minggu ini yaitu menyiapkan hidangan untuk keluarga. Kenapa seperti itu? Karena selama ini waktu kurang untuk menyiapkan hidangan untuk keluarga. Banyak gak sempatnya dan akibatnya bingung menyajikan makanan apa untuk anak-anak. Akhirnya berlatih untuk menyiapkan makanan untuk keluarga, entah itu membuat sendiri atau membeli.

Untuk penilaian masih ada empat kategori:

1. EXELLENT : kalau saya sukses menyediakan makan untuk keluarga sesuai kandang waktu, untuk sarapan hingga makan malam
2. VERY GOOD : kalau saya hanya sukses menyajikan makan sesuai kandang waktu
3. SATISFACTORY : kalau saya bisa menyiapakan makan di luar kandang waktu
4. NEED IMPROVEMENT : kalau saya belum sukses menyiapkan makan sama sekali


HASIL TARGET MENYIAPKAN HIDANGAN UNTUK KELUARGA

Untuk hari yang masih NEED IMPROVEMENT itu karena beberapa alasan seperti memang tidak punta waktu karena hari itu harus belanja foodprep, karena sakit gigi, dan karena mager.
Sedangkan untuk hari yang masih SATISFACTORY karena ada pekerjaan lain yang tiba-tiba semisal anak-anak rewel yang tidak bisa ditinggal.
Walaupun masih belum bisa mendapatkan nilai EXELLENT, tapi insyaAllah setiap hari harus diperbaiki.

Dari puasa ini yang bisa diambil pelajaran untuk kedepannya yaitu:
1. Perlu foodprep sebelum memasak
2. Sebelum melakukan foodprep, perlu menuliskan rencana makan harian yang disusun per minggu. Karena dengan itu belanja untuk foodprep bisa direncanakan, baik bahan-bahannya maupun biayanya.



#puasa
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional
#pekanpertama

Jumat, 27 Maret 2020

MENUTUP MATA DAN TELINGA SEJENAK

Maret 27, 2020 0 Comments
Bismillah..

Dua minggu ini happenning banget berita tentang wabah. Enah itu asal-usul wabah, spesifikasi wabah, cara menghindari wabah, ataupun korban yang berjatuhan karena wabah. Semuanya tentang wabah. Sebetulnya tindakan teman-teman yang mengshare berita atau informasi tersebut bertujuan baik agar kita waspada dan uptodate


STRESS
Setelah anak-anak diliburkan, berita menjadi-jadi. Kapasitas otak saya sudah tidak mampu lagi menampung semua. Berita yang saya baca ternyata mempengaruhi psikis saya. Bukannya malah membaik, berita yang saya baca dan beberapa saya share membuat luka lama saya kembali terbuka. Apa itu luka lama? Nanti saja saya jelaskan.

Badai informasi yang saya terima membuat saya cemas, stress, uring-uringan, mudah menangis. Karena perasaan-perasaan itu membuat aktivitas saya mandeg. Harusnya saya bisa banyak menyelesaikan beberapa pekerjaan, akhirnya tidak selesai semua karena saya murung, tidak mood, tertekan.

Dampak dari stress ini adalah salah satunya saay gak fokus mengerjakan tugas di IIP. Ya Allah.. Akhirnya bisa mengerjakan tantangan tapi terlambat ketika stress sudah mulai mereda.


PUASA
Diri ini tidaklah sempurna. Masih ada celah rasa sakit itu masuk. Masih ada peluang untuk stress lagi. Akhirnya langkah yang ditempuh adalah PUASA. Puasa di sini yaitu puasa dari membaca info tentang wabah ini, minimal menyaringlah dan menghindari berita yang sifatnya membuat down dan cemas bertambah.

Puasa saya mulai dari hari senin-kamis. Point yang saya dapatkan antara lain
1. EXELLENT : kalau saya sukses mengindari membaca dan tidak mengshare berita tentang wabah
2. VERY GOOD : kalau saya masih melihat dan tidak mengshare
3. SATISFACTORY : kalau saya masih melihat dan mengshare
4. NEED IMPROVEMENT : kalau saya masih melihat, masih mengshare, dan masih stress


HASIL PUASA
Dari puasa selama 4 hari tersebut hasil yang saya dapatkan memang tidak memuaskan. Masih ada yang harus ditingkatkan. Langkah selanjutnya sepertinya saya perlu keluar dari salah satu grup yang memang membuat psikis gak sehat (memang gak sehat selain karena wabah)




#puasa
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional
#pekanpertama

Selasa, 17 Maret 2020

Aliran Rasa Kelas Ulat-ulat

Maret 17, 2020 0 Comments
Bismillah..

Walaupun terlambat saya tetap berusaha.
Semingguan ini saya dan anak-anak sedang ngedrop kesehatannya. Satu per satu anak-anak mulai tumbang, dari yang paling besar hingga si kembar. Bahkan abinya pun juga ikut tumbang.

Diselingi dengan dendangan batuk saya menuliskan aliran Rasa ini...

Kelas ulat-ulat...
Di sini saya banyak mendapatkan ilmu sesuai yang saya butuhkan. Sejujurnya, saya sempat kewalahan, sempat merasakan kepala rasanya mau meledak dengan serbuan informasi yang baru. Sempat juga merasakan kebingungan karena harus mempersiapkan potluck gak tau bagaimana caranya dan sempat merasakan malu karena harus rekaman.

Di awal kelas, mempersiapkan bekal potluck buat teman-teman itu yang menantang. Belajar lagi saya bagaimana membuat video diselingi musik dan masukkan suara sendiri sehingga bisa menjadi video yang layak ditonton. Hihihi...

Kemudian menuju Minggu yang membuat panas kepala yaitu memasuki kelas yang dibutuhkan. Kelas pertama yang saya ikuti yaitu tentang financial. Awalnya ingin belajar tentang pengaturan keuangan keluarga dan bisnis tapi ternyata obrolan di grup tidak terkendali.. munculah istilah-istilah baru yang membahas investasi seperti sukuk, ritel, apapun itu yang berbau saham dan asuransi. Panas... Penuh... Itulah rasanya isi kepala saat itu. Akhirnya belajar menahan diri.. menarik nafas dalam-dalam... Merenungi apa yang sedang dibutuhkan. Diiringi suasana grup yang sudah kondusif dengan dibuatkanlah jadwal sharing, akhirnya saya bisa mendapatkan apa yang saya butuhkan di sana. Oerlahan-lahan makanan itu dikunyah, dipahami isinya, diresapi rasanya... Untuk makanan yang sudah terhidang tapi bukan selera saya akan saya lewati. Bukan karena tidak bergizi, melainkan karena memang belum saya butuhkan. Menyadari kapasitas otak yang terbatas, akhirnya saya tinggalkan.

Minggu berikutnya bisa sedikit leyeh-leyeh sambil berkenalan dengan teman-teman yang lain. Berbagi rasa, berbagi cerita, bercengkrama, saling berbagi ilmu. Alhamdulillah dari sini saya berani beranjak ke kelas lain untuk belajar lagi sesuai Mindmap.

Dan yang paling menarik ketika mencari buddy. Awalnya saya gak paham apa itu buddy. Disamping kerjaan yang mulai padat, kesehatan yang menurun membuat say tidak fokus. Tapi qadarallah... Ada yang melamar saya untuk menjadi buddynya.. Hua... Bahagia saya. Mbak Laila dari Payakumbuh. Banyak belajar banget dari mbak Laila ini terutama tentang keistiqomahan dalam mempelajari Al Qur'an. Saya pun mendapat banyak masukan dari mbak Laila tentang ilmu yang saya butuhkan. Terimakasih mbak..

Oke, sekian dulu aliran rasa dari saya...

Selasa, 10 Maret 2020

Perjalanan #8

Maret 10, 2020 0 Comments
Bismillah...

Akhirnya sudah sampai ke minggu terakhir kelas ulat-ulat. Dua minggu ini sebenarnya agak down dan ada beberapa kendala internal terutama saat anak-anak jatu sakit. Tapi harus semangat...

Kali in saya bertemu dengan buddy saya yang berasal dari Payakumbuh Sumatera Barat. Seorang ibu dengan tiga anak yang dua anak beliau sudah memasuki usai remaja dan satu lai masih sekolah dasar. Hebatnya lagi anak beliau yang remaja masuk pondok Tahfidz. Beliau ini masuk ke keluarga PEcinta Quran. Beliau termotifasi untuk menghafal dan tertarget untuk menghafalkan Quran dengan dua metode yaitu Metode TES dan Metode Jari. Apa bedanya kedua metode tersebut?
"klu metode TES (tilawah Evaluasi Sederhana)...ada quran khususnya utk mengevaluasi capaian2 harian kita. Klu metode jari....dg memamfaatkan 4 jari tangan kita....shg bs hafal nomor ayatnya sekalian..." itu kata beliau.

Saya jadi termotivasi ini untuk belajar Al Quran. Terlebih lagi selama ini saya hanya sekedar membaca, bukan meresapi makna yang terkandung di dalamnya, jadi kurang bernyawa bacaan saya. Oiya, alasan beliau berharap di usia senjanya bisa menghafal Al Quran.

Saya tak tau harus memberikan buah tangan apa saja untuk beliau, karena ilmu saya masih cetek dibanding beliau. Hanya sedikit nasihat dari Ust Adi Hidayat untuk senantiasa istiqomah dalam menghafal Al Quran. Ust. Adi Hidayat mengatakna bahwa istiqomah dimulai dengan beberapa langkah:
1. Istiqomah dimulai dengan ilmu agar termotivasi untuk menguatkan apa yang kita kerjakan
2. Pelajari keutamaan amalan yang akan kita kerjakan
3. Hadirkan ancaman-ancaman Allah saat kita menyimpang dari amal sholeh yang tengah dikerjakan
Video lengkapnya bisa dilihat di sini.

Selanjutnya hadiah yang saya berikan yaitu motivasi untuk menghafal Al Quran oleh Ust. Adi Hidayat. Video selengkapnya bisa dilihat di sini. Jadi saya termotivasi, terlebih lagi ketika saya mendampingi Asyraf menghafal surat-surat pendek, kok anak ini mudah banget hafalnya...






#buncekbatch1, #buncekIIP, #bundacekatan, #institutibuprofesional, #janganlupabahagia, #jurnalminggu8, #kelasulat, #kelasulatulat, #thejungleofnowledge

Selasa, 03 Maret 2020

Perjalanan #7

Maret 03, 2020 0 Comments
Bismillah...

Akhirnya sampailah ke minggu ke 7. Kali ini akan dibongkar beberapa makanan dan camilan yang sudah didapatkan selama 7 minggu perjalanan. Kalau saya sebenarnya makanannya masih kurang.. kurang banget sebetulnya. Maklum, cara belajar saya yang alon-alon tidak ingin terlalu banyak mengambil makanan dan cemilan yang tersedia. Coba ya saya periksa lagi bawaan saya apakah sesuai dengan mind mapping saya. Untuk diingat, berikut adalah mindmapping saya:



Mulai dari Topik Managemen Waktu. Alhamdulillah dapat insight baru setelah masuk ke keluarga Uluwatu, saya dapat banyak ilmu baru yang siap dipraktekkan, antara lain kandang waktu. Sebenarnya ada kelompok fokus dan prioritas, tapi saya belum khatam membaca semua materinya. InsyaAllah itu yang saya butuhkan.


Kemudian dilanjut keluarga bisnis, Sebenarnya di sini apa yang saya cari masih belum klik dengan materi yang disampaikan, namun di sini saya banyak merefresh materi-materi lama dengan kemasan baru dan kekinian yaitu tentang Business Road Map. Mantab pisan lah.. paling tidak bisa dipakai untuk membuat SOP sesuai dengan yang ada di peta



Selanjutnya yaitu Managemen Financial. Alhamdulillah sebenarnya dapat buanyak tapi saya hanya ambil sesuai dengan kebutuhan saya saja yaitu tentang pencatatan keuangan keluarga saja.
Di keluarga managemen financial yang dipelajari juga masalah investasi, mulai dari emas, deposito, asuransi, reksadana, hingga saham. Ya Allah.. super komplit pokoknya.




#buncekbatch1, #buncekIIP, #bundacekatan, #institutibuprofesional, #janganlupabahagia, #jurnalminggu7, #kelasulat, #kelasulatulat, #thejungleofnowledge


Selasa, 25 Februari 2020

Perjalanan #6

Februari 25, 2020 0 Comments
SAATNYA BERBAGI

Bismillah...

Di minggu ke 6 kelas ulat-ulat ini, kami diminta untuk berbagi ke teman-teman Buncek terutama yang kemarin kita ajak kenalan. Kali ini saya mendapatkan potluck dari beberapa teman yang berkenalan kemarin. Yuk cek satu-satu.. Mungkin teman-teman di sini bisa mengambil manfaatnya

1. Mbak Irma-Lamongan
Ternyata mbk Irma punya bisnis macrame.. seni tetalian kalau saya bilang :D. Mbak Irma memberikan saya potluck berupa materi bisnis Persuasive Copywriting karya Dewa Eka Prayoga.
Buat teman-teman yang mau bisa dicek di sini.

2. Mbak Lintang-Sumut
Mbak Lintang memberikan potluck berupa link bisnis. Menarik ini.Tentang Marketing trends. Berikut linknya https://www.dewaweb.com/blog/marketing-trends-2020-wajib-kamu-ketahui/amp/

3. Mbk Renni-Surabaya
Kali ini mbk Renni memberikan potluck berupa link untuk managemen keuangan https://www.instagram.com/tv/B88Vct3Jq0I/?igshid=1h8ive0heb4co

4. Mabk Leli-Kediri
Mbak Leli memberikan saya file pdf buku dari Kang Dewa yang 30 Hari Jago Jualan. Filenya bisa diunduh di sini.

5. Mbak Yuni-Yogyakarta
Mbak Yuni kasihnya banyak banget... hua terharu saya. Ada beberapa materi bisnis. tentang Fussion Marketing (klik di sini), Millionare Mindset (klik di sini), Rahasia Bisnis Lancar (klik di sini), dan Mindset Copywriting (klik di sini). Filenya bisa diunduh di situ ya...

6. Mbak Juniar-Kalimantan Barat
Mbak Juniar memberikan sya hadiah berupa ebook Strategi Jualan di Instagram. Untuk filenya bisa diunduh di sini.

7. Mbak Monita-
Mbak Monita juga memberikan ebook bisnis yaitu ebooknya bang Jaya Setiabudi yang Buka Langsung Laris. Bagi yang mau ebooknya bisa klik di sini.

8. Mbak Rena-Yogyakarta
Mbak Rena memberikan saya link bisnis yaitu https://www.forbes.com/sites/philipsalter/2016/05/02/the-six-steps-to-scaling-a-business/ dan https://www.edisonpartners.com/blog/5-strategies-scaling-growth

--------------------------------------------------------------------------------------------

Dari teman-teman yang memberi potluck diantaranya saya memberikan beberapa ebook sesuai kebutuhan teman-teman. Namun mohon maaf ada beberapa yang tidak bisa saya share lebih luas (karena takut melanggar Hak Cipta)

Diantaranya saya memberikan kepada Mbak Reni dan Mbak Yuni Ebook Bu Restu yang Go Kitchen 2. Selain itu saya membagikan materi tentang Mindfulness yang saya dapatkan ketika Kulwap pengurus IIP Surabaya Raya yang filenya bisa klik di sini.

Untuk kawan lama saya Worosita dari Gresik dan Mbak Kusmiyati yang sedang memiliki baby saya berikan ebook tentang resep MPASI yang filenya bisa klik di sini.

---------------------------------------------------------------------------------------------

Sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat...

#buncekbatch1, #buncekIIP, #bundacekatan, #institutibuprofesional, #janganlupabahagia, #jurnalminggu6, #kelasulat, #kelasulatulat, #thejungleofnowledge


Senin, 17 Februari 2020

Perjalanan #5

Februari 17, 2020 0 Comments
Bismillah..

Kali ini waktunya istirahat sebentar sambil kenalan sesama ulat-ulat. Saatnya kini istirahat di camping ground bersama ulat-ulat lain sambil berkenalan, menanyakan apa makanan (keluarga/kelas) favorit teman-teman semua. Alhamdulillah saya mendapat banyak teman baru. 20-an lebih sudah saya berkenalan di camping ground ini. Pengalaman mereka unik, menarik, dan ada saja alasan yang keren dibalik kenapa mereka memilih menikmati sajian di keluarga yang mereka pilih.

Baiklah... ijinkan saya bercerita tentang teman baru saya ya...

1. Teman dari Keluarga Managemen Waktu (Uluwatu)
Ini nih yang paling favorit. Mungkin karena saking banyaknya membernya kali ya.. :)
Di Uluwatu ini saya banyak berkenalan dengan teman-teman hebat pejuang waktu. Saya perkenalkan satu yaitu Mbak Kurnia dari Kediri yang memilih Uluwatu sebagai tempat singgahnya karena ingin mengoptimalkan waktu yang diberikan Allah untuk peran2 peradaban kita sebagai pribadi, Istri, ibu dan anggota masyarakat.
Kebanyakan teman-teman yang memiliki uluwatu ini karena merasa kurang dalam managemen waktu. Seperti saya juga.. hehehe. Mungkin rasanya keluarga selanjutnya yang ingin saya kunjungi yaitu Uluwatu

2. Teman dari Keluarga Managemen Emosi
Ini yang termasuk favorit kedua setelah keluarga Uluwatu. Di sini saya berkenalan dengan mbak Purnamadewi dari Bekasi. Lasan ikut kelas ini yaitu karena banyak ilmu yg didapat dari pakarnya di dalamnya seperti psikolog, terapis, konselor, berasa ikut kuliah berbayar tapi gratis.
Untuk teman-teman lainnya yang mengikuti keluarga ini alasannya beragam terutama supaya bisa menjalankan peran-peran dalam kehidupan sehari-hari.

3. Teman dari Keluarga MPASI dan Laktasi
Ini nih.. saya menemukan cerita seru dari salah satu teman dari keluarga ini. Saya berkenalan dengan mbak Kusmiyati dari Karawang yang alasan masuk ke kelas ini karena saat ini dpt amanah putri adopsi usia 1 bulan, dan sedang ikut program induksi laktasi agar dapat memberi asi ke putri adopsinya. Semoga doakan asinya cukup untuk debay ya Mbak... Setelah saya tanya lebih lanjut bagaimana proses induksi laktasi ini, mbak Kusmiyati menjawab bahwa pertama minum obat dan pijat oksitosin, akupuntur jg untuk membuka jaringan asi di payudara, kurang lebih sebulan asi keluar, masih sedikit Dan syarat agar asi dpt kekuar adalah harus menyusui langsung, meskipun pake sufor, tp ngasihnya dibantu alat sehingga tetap nenyusui ke payudara kita, nanti bertahap sufornya dikurangi agar asi lebih banyak. Waaah... ilmu baru kaaan...

4. Teman dari Keluarga Financial
Ini sebenarnya makanan saya ada di keluarga financial juga. Ada yang tertarik masuk keluarga ini dan menjadikannya favorit karena memang suka dengan karena tertarik dengan keuangan syariah, Pembahasan di keluarha financial seru, dibahas cukup detail dan banyak sharing dari orang-orang yang pengalaman dan cukup mendalami ilmunya, meskipun trnyata untuk mengaplikasikan ilmu2 dari keluarga tersebut tidak bisa lngsung asal comot saja tapi mesti dikembalikan lagi ke value & kebiasaan pribadi/keluarga. Itu seperti yang disampaikan oleh mbak Laela dari Kalimantan Selatan.

5. Teman dari Kelas Parenting
Untuk teman-teman yang memilih kelas ini karena memiliki alasan Supaya lebih teraroya dan saya ingin fokus belajar stimulasi tumbuh kembang & membangun karakter dasar anakah dan fokus seperti yang diutarakan oleh mbak Rena dari Yogyakarta.

Kalau saya... untuk minggu ini lebih favorit di kelas Bisnis, karena memang butuh dan juga sesuai passion. :)


Hasil sementara dari 35 orang paling banyak dipilih adalah kelas Keluarga Uluwatu diantara keluarga lainnya. Mungkin karena jumlah anggotanya yang buanyak kali ya.... Berikut tabel perbandingannya
Sekian perjalan di minggu 5 kali ini. Alhamdulillah banyak teman-teman baru...

#buncekbatch1, #buncekIIP, #bundacekatan, #institutibuprofesional, #janganlupabahagia, #jurnalminggu5, #kelasulat, #kelasulatulat, #thejungleofnowledge


Selasa, 11 Februari 2020

Perjalanan #4

Februari 11, 2020 0 Comments
Bismillah...

Alhamdulillah sekarang lebih relax daripada minggu lalu yang ngebul. Banyak insight baru yang saya dapatkan ketika lebih fokus di grup Keluarga Financial. Bahasannya Alhamdulillah lebih komplit seperti yang saya butuhkan, misalnya budgetting tentang keuangan keluarga, pencatatan, dan sebagainya.



Baiklah.. kita akan jabarkeena satu-persatu sekaligus mengulang lagi ilmu yang dibaca. Yang pertama yaitu perencanaan keuangan. 
Pengertian Perencanaan Keuangan
Perencanaan keuangn ini sangat dibutuhkan oleh sebuah keluarga agar keuangan keluara terarah, tidak asal menyimpan uang, sesuai dengan tujuan keluarga. Sama seperti mindmap yang kita byat, perencanaan keuangan ini bisa seperti peta keuangan keluarga kita sehingga akan meminimalisir adanya bocor alus dalam pengeluaran, dan menghilangkan kekhawatiran akan ketidakcukupan keuangan. Di bawah ini adalah cek list tentang bagaimana tips/langkah-langkah untuk melakukan pencatatan keuangan keluarga:

Cara Merencanakan Keuangan Keluarga


Selanjtnua yang kedua yaitu membahas tentang pencatatan keuangan keluarga. Berikut adalah tips pencatatan keuangan keluarga:
Tips melakukan pencatatan keuangan :
1. Buatlah sebuah sistem. 
Bagian paling penting dalam memantau keuangan pribadi Anda adalah *konsistensi*. Sedangkan sistem pencatatan bisa dilakukan dengan cara:
- mencatat satu minggu sekali, atau 3 hari sehali atau bahkan setiap hari
- media yang digunakan (bisa buku, aplikasi hape atau komputer)
2. Buat Kategori
Misal :
- Kategori Pemasukan 
 Sub Kategori : Pemasukan Primer, Pemasukan Sekunder, dst
-Kategori Utilitas 
Sub Kategori : Listrik dan Air, WiFi, Handphone, TV Cable, dst
Sesuaikan dengan kebutuhan teman-teman saja ya///
3. Buang Dokumen yang Tidak Penting

- Kalau bisa hindari menyimpan bukti-bukti transaksi terlalu lama. Setelah nota/struk pembelian dicatat di hp/kompi segera dibuang.



Yang ketiga yaitu tentang budgeting. Yaitu diawali dengan Go Live antara lain:
1. Smart Earning; Cerdas menganalisis pemasukan kita. Pemasukan harus dari sumber
yang halal agar barokah. Jika ada peluang untuk passive income. Why not?
2. Smart Saving/ Investing; Kita bagi lagi menjadi tujuan jangka pendek, menengah, dan
panjang
3. Smart Spending; Termasuk Living cost, hutang, cicilan, biaya sekolah anak, pulsa, listrik,
gas, dll
4. Smart Giving; ZISWAF. Sedekah ke ortu, zakat, bantu adik sekolah dll
Untuk budgeting ini kita bisa dibantu dengan aplikasi keuangan seperti wallet

Dan yang terakhir, yaitu keempat adalah Evaluasi Keuangan kita.

Sekian ilmu yang bisa saya masukkan ke keranjang saya kali ini dari keluarga Financial. Sebenarnya saya masuk ke dalam satu keluarga lagi yaitu keluarga bisnis, tapi karena masih baru sehingga saya perlu membaca ulang materinya lagi.

#buncekbatch1, #buncekIIP, #bundacekatan, #institutibuprofesional, #janganlupabahagia, #jurnalminggu4, #kelasulat, #kelasulatulat, #thejungleofnowledge

Senin, 03 Februari 2020

Perjalanan #3

Februari 03, 2020 0 Comments
Bismillah...

Ya Allah ngos-ngosan saya di minggu ini. Sempat ngebul isi kepala ini..

Baiklah.. saya akan bercerita minggu ini apa yang saya dapat. Fix minggu ini saya belajar manajemen keuangan/ Financial Planning  sesuai dengan yang ada di mindmap yaitu lebih prioritas ke keuangan keluarga dan bisnis (karena saya gak mau jatuh di lubang yang sama).

MasyaAllah... Allah Maha Baik. Ketika saya butuh ilmu ini, tiba-tiba ada yng buka kelas berbayar tentang keuangan rumah tangga-bisnis. Akhirnya tanpa pikir panjang langsung ikutan. Trus di FB ada senior yang buka kelas Mengatur Keuangan Bisnis dan Rumah Tangga. Ya Allah.. bener ya apa yang dibilang, "Guru datang kalau murid sudah siap". Di dua kelas tersebut saya banyak sekali menemukan insight baru di bidang keuangan bisnis dan rumah tangga. Dan AHA.. inilah yang kucari.
Terimakasih untuk team Indscript khususon mbak Runi Adriani dan mbak Novita Ariestanty yang berkenan membagikan ilmunya.

Lanjut ke perjalanan berikutnya... yaitu mulai mencari keluarga di kelas Buncek. Akhirnya ketemulah saya di keluarga Financial. Materi awalnya oke.. suka banget. Membahas tentang keuangan keluarga. Ada yang membagikan spreadsheet yang isinya post-post keuangan keluarga.

Tapi... hari berikutnya kepala saya terasa penuh... si ulat ini menuju mabok makanan. Ternyata sajian yang terhidang cakupannya lebih luas lagi dari mindmap saya, yaitu tentang investasi saham. Disitu si ulat harus undur diri gak incip makanan, karena si ulat belum waktunya makan makanan berbau investasi. Soalnya masih banyak yang harus dipelajari dan diperbaiki di bidang lainnya juga.

Dari pada saya gak fokus dan si ulat ngambek gak mau makan lagi, lebih baik saya lewati membaca hal-hal yang berhubungan investasi dulu.

Yang saya dapatkan dari keluarga financial atau yang telah dimakan oleh ulat-ulat adalah tentang:

Mewujudkan keluarga bahagia dan sehat finansial
✅ Perencanaan  Keuangan
✅ Pencatatan, budgeting, evaluasi

Sharing aplikasi wallet & fincheckup untuk pencatatan, budget & plan, catatan keuangan harian, spreadsheet, gform, metode amplop, cashflow & finchek.


Cara mengecek keuangan sehat/ tidak:
1. Cashflow bulanan positif
2. Total Cicilan  hutang per bulan tidak lebih dr 30% gaji  bulanan pencari nafkah utama
3. Total hutang tidak lebih dr 50% total aset
4. Memiliki Dana Darurat


Tips Memulai Pencatatan Keuangan:
1. Temukan strong WHY? goals nya apa? misal #PunyaRumahUmur30 #UmrohTahun2025
2. Catat semua pemasukan dan pengeluaran. Bisa pakai aplikasi di android, exel, dsb
3. Konsisten menyatat untuk mengetahui bocor alusnya di mana
4. Budgeting. Dasarnya adalah rata2 dari pengeluaran ril selama 3 bulan kebelakang.
5. Setelah dibudgeting langsung semua uang saya split ke posnya masing-masing. Budgeting boleh disusun berdasarkan top priority. Lalu nanti terakhir tersisa living cost, biaya hidup ini split lagi ke mingguan. Minggu ke 1 sampai 4. Yang ini bisa pake metode amplop.

Terakhir, kekuatan finansial yang pertama itu : catat dan taat. Kalau ini sudah selesai akan lebih mudah naik ke step berikutnya : investasi.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nah, di Keluarga Financial ini saya mindeeerrr banget. Yang lain sudah utak-atik investasi, entah itu namanya reksadana, saham, emas, atau apapun. Tapi saya masih nyatat-nyatat dan mengencangkan ikat pinggang. Jujur... saya merasa gak ada apa-apanya... hanya sebagai pemulung ilmu yang berserakan. So, insyaAllah saya akan stop sampai minggu ini aja ya belajrnya, sesuai dengan mindmap dan kapasitas otak saya. Next akan pindah di keluarga lain sesuai mindmap.





#buncekbatch1, #buncekIIP, #bundacekatan, #institutibuprofesional, #janganlupabahagia, #jurnalminggu3, #kelasulat, #kelasulatulat, #thejungleofnowledge

Selasa, 28 Januari 2020

Perjalanan #2

Januari 28, 2020 0 Comments
Bismillah..

Alhamdulillah akhirnya selesai juga potluck minggu ini. Sungguh tantangan yang benar-benar luar biasa. Tadinya saya malu-malu mau buat video akhirnya saya belajar buat video dari power point kemudian ditambahkan suara saya. Ya Allah... Akhirnya dari tugas ini saya terpaksa  belajar untuk membuat video dan ternyata seru teman-teman.

Oiya, saya sudah menyiapkan potluck yang hampir sama seperti kemarin sebelumnya, tapi ada sedikit penambahan. Awalnya ingin memberikan camilan yang lain bagaimana mendesain denah rumah, cuman sayang waktunya mepet dan keterbatasan keahlian saya dalam merekam dan membuat video menjadikan saya mundur menyajikan potluck ini.

Berikut potluck saya teman-teman.. Semoga berkenan. Silakan klik di sini atau gambar di bawah ini untuk melihat potluck saya.

 klik di sini

Kalau untuk minggu ini saya makan sajian tentang Persiapan Menu untuk Keluarga yaitu :

1. Mbak Shabrina Lestari dengan Menyusun Menu dan Gizi Seimbang (https://www.youtube.com/watch?v=CgYnWz0Jtk4&feature=youtu.be&fbclid=IwAR1_gyxe0vfjqstj0RsaJ6l8yVaqPD6TCStTuc8uK6r0WgcmWwqTFldWlaI)

Syarat untuk persiapan menu yaitu:
  1. kita harus mengetahui kebutuhan gizi anggota keluarga kita
  2. menu yang dibuat mudah diselenggarakan
  3. menu yang dibuat disesuaikan dengan budget
  4. menu yang dibuat dapat diterima oleh anggota keluarga

Kemudian tahap perencanaan menu:
  1. membuat bank resep
  2. pilih siklus menu yang kita inginkan
  3. susun menu dimulai dari makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayuran, dan buah
  4. perhatikan variasi bahan makanan dan cara memasak menu anggota keluarga


2. Food Preparation dari Bunda Rika Kartika (https://drive.google.com/file/d/1nUpvPRXumRlAO3-HUlWNfJ77odwVnsXE/view?fbclid=IwAR2_FKdFaOba3PpW9wdkstm1jUuYGWuDii6qNoFyuVUwzWzPVPnL17O4zv0)

 Cara menyimpan bahan makanan seperti ikan yang diletakkan dalam wadah container dengan diberi jeruk nipis supaya tidak amis. Selain itu menyimpan cabai dengan membuang batangnya terlebih dahulu dan menyimpan tahu dengan direbus dengan garam supaya tetap awet.

------------------------------------------------------------------------------------

Selain itu saya juga menyantap potluck yang berhubungan dengan Perkembangan dan Aktivitas Anak:

1.  Mengawal Perkembangan Anak Dengan STPPA oleh bunda Restu Anjarwati http://bit.ly/PenggunaanSTPPA

2. Membuat Kurikulum Anak oleh bunda Aisyah Fitriana   https://drive.google.com/file/d/1IjAm_EW_DYSjmcMV0FiFFU4qKEvJTvkS/view?usp=drivesdk

Step by Step Membuat Kurikulum Anak:
  1. Tentukan visi misi keluarga (ingin mendidik anak menjadi apa, ketrampilan apa yang mereka ketahui, tujuan akhir pendidikan yang akan diajarkan)
  2. Baca perkembangan anak sesuai usianya (bisa diunduh di rumahinspirasi.com 
  3. tentukan pakai metode apa (montessori, parenting nabawiyah, dsb). Sesuaikan dengan visi misi keluarga di atas
  4. Pilih kurikulum sesuai usia anak
  5. Sumber ide untuk bermain (buku, aplikasi, dsb)

Dan.. sebetulnya masih banyak lagi yang ingin saya cemil-cemil karena sungguh banyak yang menggoda. Tapi perlahan-lahan dulu lah...


Demikian perjalanan minggu ke dua ini. Semoga bermanfaat...

#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi2
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional
#thejungleofknowledge

Minggu, 19 Januari 2020

Perjalanan #1

Januari 19, 2020 0 Comments
Bismillah...

Perkenalkan, saya Lailie peserta Bunda Cekatan IIP. Jika sebelumnya saya mengshare bagaimana saya menuliskan apa saja yang membuat bahagia, hingga sampai menuliskan ilmu yang saya butuhkan dalam ilutrasi telur-telur, maka kali ini telur itu sudah menetas dan siap menjadi ulat untuk melahap ilmu yang saya butuhkan.

Saya sendiri sudah memiliki keahlian di bidang Arsitektur yang kini menjadi profesi saya. Mulai dari desain, hingga pelaksanaan InsyaAllah saya paham. Ilmu itu sendiri sudah saya kuasai karena memang saya menempuh pendidikan S1 dan S2 di bidang Arsitektur dilanjutkan dengan terjun langsung sebagai seorang arsitek.

Setelah ke tahap telur-telur, kini melangkah ke tahap ulat-ulat dimana di tahap ini kita diberi kesempatan untuk makan sesuai kebutuhan hingga nanti bisa menjadi kupu-kupu yang cantik.
Jika di tahap telur saya membuat mindmap tentang ilmu apa saja yang saya cari, di tahap ulat ini saya  menggunakan mindmap itu sebagai pedoman ilmu apa saja yang ingin saya lahap agar saya tidak tersesat atau salah makan ilmu yang tidak saya tuliskan di map.

Step yang pertama saya ingin belajar tentang topik Managemen Waktu. Di Hutan Ilmu yang disediakan (dengan membawa peta) saya banyak membawa bekal yang diberikan teman-teman yaitu dengan topik yang sama yaitu managemen waktu. Selain itu saya juga memberikan bekal saya berupa ilmu Managemen Waktu dari Teh Indari Mastuti. Sumbernya saya ambil dari Channel Youtube Indscript Creative, https://www.youtube.com/watch?v=_fN3eklGqAA. Dari sin saya mendapat ilmu baru yaitu Step untuk memanage waktu bagi ibu rumah tangga, antara lain:

  1.  List 100 list aktivitas kita
  2.  Cek apakah penting atau tidak penting
  3.  Coba mengestimasi waktu dari setiap aktivitas kita
  4.  Susun dari bangun tidur ke mau tidur
  5.  Lakukan dan uji coba selama 1 minggu, kemudian review apakah efektif
  6.  Cek apakah sudah ada waktu sebagai IRT, sebagai pebisnis/pekerja, waktu untuk me time, waktu untuk ibadah, dsb.
  7.  Komit dengan jadwal dan konsisten setiap hari

Managemen Waktu yang dijelaskan oleh Teh Indari di atas sangat jelas dan mudah diaplikasikan karena memang sesuai dengan kondisi kita sehari-hari. Intinya bukan hanya teori tapi full praktek.


Selain bekal saya di atas, saya juga membawa beberapa bekal dari teman-teman yang tersaji, diantaranya:
1. Metode Managemen Waktu dengan Teknik Pomodoro oleh Francesco Cirillo
2. Tafsir Surat Al Ashr yang membahas tentang waktu
3. Managemen waktu ala Raulullah



#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 12 Januari 2020

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #4 Mindmap Ilmu

Januari 12, 2020 0 Comments
Bismillah...

This is it... Dari telur-telur yang sudah ditentukan sebelumnya, kita akan menentukan Mindmap perjalanan kita untuk menjadi ibu cekatan.

Dari awal kita menentukan kebahagiaan kita di mana, kemudian kita menentukan ketrampilan yang bisa menunjang kebahagiaan kita. Dan lanjut menentukan ilmu apa saja agar kita terampil dalam hal yang membuat kita bahagia tersebut.

So,inilah kesimpulan dari telur-telur tersebut yaitu :

DASAR PENGETAHUAN BAGI IBU RUMAH TANGGA (versi Lailie):
1. Financial Management
2. Time Management
3. Bisnis
4. Menyusun Aktivitas Anak
5. menyusun Menu Harian






#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 07 Januari 2020

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #3 Menemukan Cara Belajar

Januari 07, 2020 0 Comments
Bismillah...

Alhamdulillah sudah memasuki games ke-3 yaitu pencarian telur-telur tahap 3. Kali ini telur-telur yang akan dicari yaitu telur-telur ilmu apa yang ingin dipelajari. Telur- telur ini kelanjutan dari kemarin, dimana kemarin kita mencari ketrampilan yang ingin dikuasai/dipelajari sedangkan ini ilmunya. Ibaratnya kalau kemarin ketrampilan bisa kita sebut sebagai skill, sedangkan kali ini ilmu bisa kita sebut sebagai knowledge. Dalam memilih ilmu yang akan kita pelajari, kita merdeka untuk memilihnya, merdeka untuk belajar dan belajar untuk merdeka. Merdeka bukan berarti freedom atau semaunya sendiri, tetapi independent yaitu mandiri untuk menentukan apa yang saya inginkan dan butuhkan tanpa terpengaruh oleh siapapun.

Next.... Jika kemarin ketrampilan yang ingin saya kuasai adalah:
- ketrampilan mengatur waktu
- ketrampilan mengatur keuangan
- ketrampilan dalam berbisnis
- ketrampilan dalam mengatur menu harian keluarga
- dan ketrampilan dalam menyusun aktivitas untuk anak
maka, dari ketrampilan tersebut saya akan menentukan ilmu apa saja yang saya butuhkan supaya bisa terampil pada hal-hal di atas.


TUJUAN

Sebelumnya kita tetapkan terlebih dahulu tujuan kita apa (goals), kemudian ilmu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut, sumbernya dari mana, dan bagaimana cara belajarnya.
Dalam hal ini tujuan utama menuntut ilmu adalah mencari keridhaan Allah SWT. Setelah itu tujuan berikutnya yaitu saya tidak mau merugi dan tidak mau mengulangi kesalahan yang lalu terutama dalam managemen financial dan managemen waktu. Selain itu saya ingin belajar berkomunikasi dengan baik dengan sehingga bisa membina relasi dengan banyak pihak.


ILMU YANG INGIN DIPELAJARI

Dari hasil perenungan dan pengalaman selama ini ilmu yang paling urgent untuk dipelajari yaitu berkaitan tentang ketrampilan pengelolaan keuangan, seperti ilmu tentang bagaimana mengelola keuangan rumah tangga dan bisnis, dan ilmu tentang investasi keuangan.

"Sedikit cerita tentang keuangan keluarga... Berkali-kali saya boncos alias rugi ketika dapat fee desain. Kalau dihitung-hitung untungnya besar (Alhamdulillah), tapi entah bagaimana tiba-tiba habis aja. Entah buat beli ini, bayar itu, dst... Bahkan sampai dalam kondisi kepepetpun saya pernah gak punya uang sama sekali. Jadi, karena tak mau terulang lagi, saya harus bisa mengelola uang, uang rumah tangga dan uang bisnis. Saya gak mau nangis-nangis lagi karena uang habis lantaran gak pandai mengelola keuangan, karena kalau kita bisa mengatur keuangan dengan baik bisa dimanfaatkan lebih selain untuk memenuhi hidup seperti investasi dan membantu orang lain."

Selain tentang keuangan, ketrampilan yang saya butuhkan lainnya yaitu tentang mengatur waktu. Saya butuh ilmu tentang menentukan skala prioritas. Banyak sekali aktivitas dadakan yang mengganggu aktivitas yang direncanakan. Akhirnya menumpuk dan stress yang muncul. Intinya butuh ilmu tentang menentukan skala prioritas dalam managemen waktu supaya saya gak stress dan semua pekerjaan bisa terselesaikan tanpa drama.

Karena ingin mengembangkan bisnis dan karena kebutuhan SDM untuk pekerjaan, minimal saya harus bisa menguasai ilmu komunikasi efektif, agar yang saya sampaikan bisa dimengerti dan dipahami orang lain. Selain itu saya juga perlu ilmu untuk memahami karakter dan bakat orang lain.

Yang terakhir, ilmu yang ingin saya dapatkan yaitu tentang aktivitas anak dan menyusun menu keluarga. Kebetulan anak no-2 tidak mau sekolah, hanya mau di rumah saja. Akhirnya saya putuskan untuk memberikan aktivitas di rumah mungkin sambil mempersiapkan home schoolingnya kalau nanti dia tidak mau sekolah formal. Oleh karna itu saya ingin belajar beberapa ilmu tentang mendidik anak terutama aktivitas anak. Jika tidak demikian, maka dia akan bermain gadget dan menonton tv terus. Dan untuk memenuhi asupan gizi keluarga, saya perlu ilmu untuk menyusun menu keluarga yang sehat dan tentunya akan lebih baik jika ditambah skill memasak.

Semua ilmu di atas sesungguhnya bisa diaplikasikan baik dalam ranah domestik rumah tangga maupun ranah publik kalau untuk saya. Dengan pandai mengatur keuangan keluarga akan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Dengan pandai berkomunikasi dan memahami karakter dan bakat orang lain saya bisa memahami suami dan anak-anak.


CARA, SUMBER, DAN RITME BELAJAR

Di era yang serba mudah seperti sekarang ini, kita dapat dengan mudah memperoleh informasi dan ilmu yang kita butuhkan, seperti melalui website, media sosial, webinar, dan sebagainya. Namun demikian, saya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk memahami sebuah ilmu hingga mempraktekkannya, sehingga saya cara yang saya lakukan adalah sebaga berikut:

PENGENALAN ILMU
MEMBACA 
(sumber: buku, website, media sosial, kelas onlne)
MELIHAT/MENDENGAR 
(sumber: webinar, youtube)
|
|
PERDALAM ILMU
MENGIKUTI KELAS OFFLINE 
(supaya bisa berdiskusi secara langsung dengan narasumber)
|
|
PRAKTEK

begitulah cra saya belajar. Memang agak lama, tapi dengan itu saya lebih paham ilmu yang saya pelaajri.

Untuk sumber ilmu yang ingin saya kejar yaitu berasal dari:
1. KULWAP, baik untuk ilmu keuangan maupun managemen waktu/prioritas
2. SEMINAR/WORKSHOP, terutama workshop tentang berkomunikasi efektif





#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 24 Desember 2019

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #2 Menemukan Ketrampilan

Desember 24, 2019 0 Comments
Bismillah...

Setelah kemarin menemukan tentang kekuatan dengan cara mencari apa yang kita bisa dan suka, kali ini tantangannya adalah menemukan ketrampilan kita. Dari hasil pengklasifikasian bisa-suka, bisa-tidak suka, tidak bisa-suka, dan tidak suka-tidak bisa kemarin kita mendapatkan 5 aktivitas yang paling kita bisa-suka untuk menumbuhkan kebahagiaan. Lima aktivitas tersebut antara lain:
  • Mendesain
  • Food Photography
  • Window shopping
  • Bisnis
  • Memasak

(Ya Allah.. kenapa gak ada hubungannya sama anak-anak :( )

Iya bener sih aktivitas itu membahagiakan.. tapi bagaimana dengan anak-anak hayooo?? bagaimana dengan suami hayoo??? bagaimana dengan pekerjaan domestik yang kebanyakan bisa dan tidak suka? Bagaimana dengan kewajiban kita sebagai istri dan ibu?

Ingatlah Bunda, kadang mengerjakan pekerjaan yang kita sukai apalagi kita kuasai bisa melenakan dan menghabiskan waktu. Betul kan? Iya kalau aktivitas yang membuat kita bahagia itu berhubungan dengan kewajiban yang harus kita tunaikan, kalau tidak?

Dan biasanya saya kalau kewajiban-kewajiban itu tidak bisa saya penuhi rasanya gak tenang, menyesal sekali...

Baiklah.. kita akan breakdown satu per satu.

Lima aktivitas di atas memang membuat saya bahagia, tapi ada beberapa kewajiban yang diamanahkan Allah maupun suami yang harus saya tunaikan. Beberapa kewajiban tersebut diantaranya seperti:
1. pekerjaan domestik rumah tangga (bersih-bersih rumah, laundry, memasak)
2. merawat anak-anak (memperhatikan kebersihan, kesehatan, kebutuhan fisik anak-anak)
3. melayani suami terutama sebagai tukang pijet. Hahahaha...
4. membantu suami mendidik anak-anak

Nah, bagaimana antara aktivitas yang membahagiakan tidak mebuat kita meninggalkan kewajiban kita? Berarti semua harus kita kerjakan. Bagaimana bisa coba? Kan kita hanya punya waktu 24 jam, punya keterbatasan fisik dan mental pula. Berarti harus ada yang diatur atau dimanage.

Kalau saya, dari lima aktivitas yang membuat saya bahagia di atas akan saya tentukan mana aktivitas yang saya sering kerjakan dan menghasilkan, yaitu mendesain dan bisnis. Sisanya bisa dikerjakan lain waktu atau kalau sempat saja, atau bisa didelegasikan.

Ketrampilan atau ilmu yang saya butuhkan supaya antara kewajiban bisa berjalan dengan baik, dengan melalui proses berpikir panjang dan berdasarkan pengalaman, antara lain:

  1. Managemen Waktu
  2. Food Preparation dan panduan gizi seimbang utuk keluarga
  3. Managemen gadget
  4. Financial planning
  5. Managemen emosi
  6. Menyusun aktivitas anak
  7. Menyusun menu harian keluarga (walaupun kadang tidak masak sendiri tapi tetap membuat saya bingung menentukan hari ini mau makan apa)
Sedangkan untuk memaksimalkan hasil dari aktivitas yang membahagiakan yaitu design dan bisnis saya perlu beberapa ketrampilan:
  1. Managemen SDM
  2. SEO-SEM
  3. Memperdalam keahlian mendesain
  4. Financial planning
  5. Managemen gadget
  6. Managemen database/administrasi
Dari semua ketrampilan yang dibutuhkan maka bisa kita pilah-pilah mana yang penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak penting-mendesak, tidak penting-tidakmendesak, maka bisa didapat seperti ini:



Untuk ketrampilan memperdalam keahlian saya kategorikan ke dalam ketrmapilan yang tidak penting dan tidak mendesak karena pekerjaan tersebut bisa didelegasikan.




Demikian jurnal untuk menemukan ketrampilan yang bisa kita pelajari sehingga aktivitas yang kita jalani bisa membuat kita bahagia.


#janganlupabahagia
#jurnalminggu2
#materi2
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional



Selasa, 17 Desember 2019

Jurnal Kelas Bunda Cekatan #1 Menemukan Kekuatan

Desember 17, 2019 0 Comments
Bismillah..

Akhirnya saya belajar lagi di kelas Ibu Profesional. Setelah lama tidak belajar (kurang lebih 1 tahun lebih), akhirnya bisa masuk ke kelas Bunda Cekatan. Kali ini akan membahas tentang KEKUATAN yang mana bisa menjadi bekal untuk BAHAGIA.

Step pertama yang harus dilakukan yaitu dengan mengumpulkan aktivitas-aktivitas apa saja yang kita suka dan bisa, suka dan tidak bisa, tidak suka dan bisa, serta tidak suka dan tidak bisa. Pertama-tama saya kumpulkan berbagai macam aktivitas yang setiap hari atau hampir setiap hari saya kerjakan. Kali ini saya bagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Aktivitas domestik rumah tangga, antara lain: memasak, mencuci baju, menyetrika, membersihkan rumah (menyapu, mengepel), membersihkan kamar mandi, menjahit
  2. Aktivitas sebagai Ibu-Istri, antara lain: berdandan, memijat, mendongeng, menyusui, membuat rencana menu makanan, memandikan anak-anak, menyuapi.
  3. Aktivitas di luar itu, seperti: mendesain, berbisnis, pekerjaan sebagai admin (di bisnis sendiri), nonton film, window shopping, menulis (walaupun cuma status, hehehehe), marketing, travelling, membaca buku, dan ada beberapa yang saya butuhkan untuk mendukung pekerjaan yaitu menyetir mobil.

Setelah itu mari kita kelompokkan ke dama empat kuadran. Kurang lebih seperti ini:

Dari sini akan terlihat aktivitas mana yang bisa membuat bahagia, mana aktivitas yang dibutuhkan, dan mana aktivitas yang butuh untuk didelegasikan. Seperti aktivitas bisa dan suka itu bisa menjadi aktivitas dimana kalau dilakukan akan menimbulkan bahagia. Sedangkan aktivitas yang tidak bisa dan tidak suka bisa jadi aktivitas yang butuh didelegasikan.

Dari pengelompokan aktivitas di atas, akan kita tarik aktivitas bisa dan suka sebagai kekuatan kita dan bekal menjadi Bunda Cekatan. Akhirnya menjadi seperti ini:



Sekian ulasan saya dan jurnal #1 saay di Kelas Bunda Cekatan ini. Terimakasih sudah berkenan membaca.


#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Follow Us @lailie.anwar