Tampilkan postingan dengan label bunda salihah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunda salihah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Desember 2021

REVIEW SOCIAL IMPACT

Desember 07, 2021 0 Comments

 Bismillah

Kali ini saya akan mereview jurnal dari mbak Ita Roihanah dari Depok. Di awal saya kurang paham tentang aktifitas tim mbak Ita apa saja. Namun setelah melihat templatenya akhirnya mengerti mbak Ita mau mengambi aksi apa. 



Setelah melihat isi dari Theory of Change mbak Ita sebenarnya mudah dipahami tentang perubahan apa yang diinginkan oeh mbak Ita dan team. Goalnya adalah mendampingi 50 keluarga untuk bertumbuh bersama menjaankan visi misi keuarganya. 


Namun untuk the logical mode masih belum dijeaskan karena dari mbak Ita dan teim sendiri masih beum paham tentang logic model. Sedikit yang bisa saya simpulkan tentang logic model dari mbak Ita dan tim adalah:

--> Jika media sosial, grup wa, dan penerima manfaat dapat dimanfaatkan, maka akan ada aktifitas belajar bersama tentang pentingnya visi misi keluarga melalui webinar, workshop, diskusi, dsb.
--> Jika webinar, workshop, dan diskusi dapat terlaksana dengan baik, maka akan ada 50 keluarga yang terlatih dan seesai membuat grand design keluarga.
--> Jika 50 keluarga telah memiliki grand design keluarga sesuai dengan keluarganya masing-masing, maka masing-masing keluarga tersebut bisa menyebarkan ilmunya ke keuarga lain dan semakin banyak keluarga yang paham akan pentingnya visi misi keluarga.


Untuk tabel Risk Management sudah mulai pas dan sesuai dengan tabel stop, continue, start.

#sistemumpanbalikmateri7

#apresiaksi

#ibupembaharu

#bundasalihah

#darirumahuntukdunia

#hexagoncity

#institutibuprofesional

#semestaberkaryauntukindonesia

#ibuprofesionaluntukindonesia

Selasa, 30 November 2021

SOCIAL IMPACT

November 30, 2021 0 Comments

 Bismillah..

Ini agak berat nih tantangannya. Kalau berbicara tentang social impact maka kita akan berbicara tentang seberapa besar sih pengaruh kita terhadap orang lain atau terhadap target yang akan kita bantu? Sehingga, dengan social impact ini kita dapat:

1. Tau dampaknya baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak langsung yaitu ke subyek target kita, kalau tidak langsung yaitu pengaruh di luar subyek kita seperti keluarganya, teman-temannya yang tertarik dengan aksi kita.
2. Kita memiliki ruang untuk memperbaiki AKSI kita untuk berkembang. Jika ruang yang ingin kita kembangkan ternyata luas, berarti kita memiliki peluang untuk memperbesarnya lagi.
3. Mengetahui sudut pandang penerima manfaat apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau tidak.   

Kalau dalam team Seruni, kami merumuskan Social Impact tersebut untuk beberapa tujuan diantaranya adalah:


Karena Seruni bergerak di bidang pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi, maka seruni akan melakukan askinya yaitu bersama-sama perempuan lain untuk meningkatkan perekenomian keluarganya melalui beberapa sektor yang Seruni buat melalui pendampingan bisnis. Nah, untuk mengetahui apakah aksi kita sudah pas sasarannya, maka perlu dianalisa.

Dari setiap aksi yang kita lakukan, pastinga kita ingin adanya perubahan donk.. baik itu dari diri kita sendiri maupun target yang kita bantu. Oleh karena itu perlu adanya teori yang dipakai untuk mengukur perubahan tersebut. 

Theory of Change:
1. INPUT --> apa yang kita butuhkan, bisa berupa materi, ilmu, informasi yang kita butuhkan untuk melakukan aksi
2. ACTIVITIES --> aktivitas apa yang kita lakukan dalam aksi tersebut. Apakah membuat menjadi sesuatu, mengantarkan, mengubah sesuatu, dsb
3. OUTPUT --> dampak langsung yang ditimbulkan setelah melakukan aksi. Misalnya: telah terlatih ibu-ibu di lingkungan kita di bidang enterpreneurship
4. OUTCOME --> efek jangka pendek dari input yang menggambarkan perubahan perilaku. Misalnya ibu-ibu yang sukses menjadi enterpreneur memberikan dampak perekonomian yang positif pada keluarga masing-masing
5. IMPACT --> efek jangka panjang dari OUTPUT. Misalnya ibu-ibu yang sukses menjadi enterpreneur memberikan dampak perekonomian yang positif pada keluarga masing-masing bisa menularkan semangat mompreneurship kepada ibu-ibu yang lain di seluruh Indonesia.

Berdasarkan teori di atas, tim Seruni merumuskan sebagai berikut:




Setelah menentukan aksi, kemudian merumuskan perubahan apa yang kami harapkan, berikutnya adalah managemen resiko jika sewaktu-waktu aksi yang kami rencanakan tidak bisa berjalan seperti yang diharapkan. Managemen resiko itu dibutuhkan supaya kita bisa bahagia dengan menerimas segala kondisi yang ada dengan mindset yang tepat.

1. ACCEPT. Menerima resiko dimana jika resiko yg ditimbulkan rendah
2. MITIGATE. Apabila resiko yang ditimbulkan sedang yaitu dengan mengurangi dampaknya
3. TRANSFER. Yaitu dengan mengalihkan tanggungjawab ke pihak ketiga karena resikonya tinggi
4. AVOID. Yaitu dengan meniadakan karena resikonya cukup tinggi dan tidak mungkin diteruskan lagi.

Ada beberapa yang termasuk resiko tinggi, sedang, dan rendah yang tim Seruni rumuskan. Untuk resiko tinggi yaitu seperti jika kita mendapatkan materi yang tidak sesuai dan informasi yang seharusnya tersebar tidak tersebar. Begitu juga untuk resiko yang sedang dan rendah bisa dibaca pada tabel di bawah ini.




 Baiklah.. demikian uraian tentang AKSI - PERUBAHAN - MANAGEMEN RESIKO dari tim Seruni.


#apresiaksi
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia
#ibuprofesionaluntukindonesia



















Selasa, 26 Oktober 2021

AKSI UNTUK SOLUSI

Oktober 26, 2021 0 Comments

 Bismillahirrahmanirrahim...


Materi kali ini mengingatkan saya tentang materi bisnis yg beberapa bulan lalu saya terima. Materi itu berjudul Dicipline Execution yaitu tentang langkah-langkah eksekusiapa saja yang akan kita tempuh untuk mewujudkan goal bisnis kita. Ini kelas Bunda Saliha kok nyasarnya ke ilmu bisnis yak? hahaha...mirip soalnya. 

Langkah yang pertama, kita tentukan dulu adalah goalnya apa yang mau kita capai. Setelah itu kita breakdown:

1. Tentukan langkah apa saja yang diambil
2. Tentukantarget pencapaian
3. Tentukan tindakan yang diambil 
4. scorenya berapa
5. PIC/penanggung jawab
6. deadline 

Dibawah ini adalah list agenda yang telah dibuatoleh tim seruni 9:










Selasa, 28 September 2021

IDENTIFIKASI AKSI

September 28, 2021 0 Comments

 Mungkin kalau di kelas mentoring bisnis ini dinamakan sebagai 4DX, Dicipline Excetution. Identifikasi aksi ini mengidentifikasi aktifitas apa saja yang kita akan kerjakan untuk mencapai GOAL. Ijinkan saya menulis beberapa materi dari mentoring bisnis, selain untuk mengikat ilmu, juga untuk berbagi kepada teman-teman yang membaca.

Hal pertama yang dirumuskan baik dalam bisnis atau kegiatan lainnya yaitu merumuskan VISI MISI. ini ibaratnta adalah tujuan yang akan kita tempuh seperti apa.

Dalam mentoring yang saya ikuti, sebuah bisnis sebaiknya didahului oleh GOAL, yaitu tujuan akhir yang akan kita capai apa. GOAL sendiri dalam dunia bisnis adalah kumpulan angka-angka yang tertarget, tersusun, dan berbatas waktu. Jadi isi dari goal itu (dalam hal bunshal) adalah point-point apa yang ingin kita raih, kemudian disusun secara sistematis dan strategis, dan memiliki batas waktu sampai kapan kita harus mencapainya.


Setelah GOAL kita tetapkan, kita akan merumuskan DEFINISI bisnis kita adalah apa. Dalam kelas bunshal, kita harus mendefinisikan kegiatan apa saja yang kita lakukan. DEFINISI ini adalah kegiatan apa yang kita kerjakan untuk menghasilkan goal tersebut.

Lanjut berikutnya yaitu tentang VALUE PREPOSITION, apa pembeda kita dengan bisnis kompetitor. Dalam hal ini kita perlu melakukan riset. Riset yang dilakukan antara lain analisa kompetitor. Tulis 3 atau 5 kompetitor yang paling besar, yang paling baru, dan yang paling lama. Kemudian analisa kekurangan dan kelebihan mereka apa. Dari situ kita bisa mendapatkan VALUE PREPOSITION kita dibanding dengan bisnis serupa lainnya,Jadi kita punya keunggulan. Nah, selain analisa kompetitor, juga ada analisa SWOT. ST ini berhubungan dengan intern kita, sedangkan OT berhubungan dengan ekxternal kita atau kondisi di luar.

SWOT di team Seruni seperti di atas.Tapi ada yang kurang pas nih.. hihihi... Oportunities yang point pertama itu sebetulnya lebih pas di Strengths. Begitu juga Threats point 1 dan 3 dimasukkan di Weakness.

Berikutnya yaitu bisa lanjut ke MARKET. Tujuan kita ini untuk siapa saja sih? Siapa saja yang butuh. Ingat ya, dalam membuat sebuah bisnis atau aktivitas, jangan hanya karena kita ingin,tapi karena banyak yang membutuhkan.

Setelah itu kita susun KEY ACTIVITY nya. Aktivitas apa saja yang kita harus lakukan untuk mencapai goal tersebut. Nah, supaya lebih tertarget kita butuh yang namanya dicipline excecution. Eksekusi apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapai goal.



Sebetulnya kurang banyak nih, ada missing point yang belum tertulis yaitu tentang aktifitas harianapa yang bisa kita lakukan dimana aktifitas tersebut turunan dar aktifitas besar.




Tentang Fundraising ini saya teringat tentang RECOURCES.. Berisikan tentang sumberdaya apa saja yang kita butuhkan. Kalau pada materi sebelumnya pernah dibahas keahlian apa saja yang dibutuhkan, di RECOURCES juga ditulisakan apa saja yang dibutuhkan ditambah dengan modalnya berapa kira-kira. Nah, di bunda shaliha ini diganti dengan fundraising yaitu penggalangan dana.


Sekian dulu ya... Semoga bermanfaat. Oiya, jangan lupa like dan follow seruni di:







Senin, 13 September 2021

REVIEW SMART DAN SUMBER DAYA

September 13, 2021 0 Comments

 Bismillah..

Kali ini diberikan kesempatan untuk mereview jurnal dari Mbak Dela IP Jakarta dengan teamnya bernama team Kancil. Team milik mbak Dela ini mengankat masalah penggunaan smart phone pada anak. 

Review saya untuk mbak Dela adalah sebagai berikut:


Sebenarnya feedback atau review ini juga berlaku buat tim saya. Jujur, walaupun SMART dan milestone sudah dibuat, tapi saya sendiri masih ragu apakah itu sudah betul atau butuh perbaikan lagi. Sepertinya butuh mentor untuk mengoreksi apakah langkah kami sudah tepat atau belum. 

Review singkat untuk tim mbak Dela adalah tentang timebound yang mungkin perlu di detailkan waktunya kapan. Atau perlu dijelaskan lagi parameter "usia yang cukup" itu apa saja. Selain itu untuk mile stone ada tambahan sedikit yaitu mengenai batas waktunya sampai kapan milestone tersebut dijalankan.

Selain itu, untuk Golden Rules perlu dijelaskan tindakan apa saja yang akan diambil bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam bentuk exit procedure.

Demikian review saya untuk mbak Dela. Semoga bermanfaat

Follow Us @lailie.anwar