Kamis, 25 Mei 2017

We Are Team (3)

(lanjutan)


Sang anak yang masih menyimpan amarah kepada ayahnya akhirnya akan menjadi masalah ketika mendidik anak-anaknya kelak, karena amarah itu diturunkan dan dendam itu semakin dipendam.

Di sinilah perlu kesadarna salah satu anggota keluarga untuk mengembalikan keluarga pada track yang benar. Salah satu anggota keluarga yang sadar tersebut juga harus turut menyadarkan anggota keluarga yang lain yang masih tertidur dalam ego pribadi masing-masing . Dalam kasus teman saya sebelumnya, yang masih sadar yaitu sang istri/ibunya. Walaupun dari sudut pandang kita sang ibu merupakan korban, tapi dia juga berkewajiban mengingatkan keluarganya yang salah. Itulah pentingnya komunikasi bersama. Sang istri wajib mengingatkan perlakuan suaminya, dan sebagai ibu dia juga harus bisa mengendalikan rasa amarah dan dendam sang anak kepada ayahnya.
Walaupun sulit, itulah tantangannya yang harus dilakukan supaya bisa membawa satu tim ini menuju surga.

(bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @lailie.anwar