Jumat, 10 November 2017

Trik Agar Suka Makan Buah (Tantangan Bunda Sayang Level 9 #day6)

November 10, 2017 0 Comments
Bismillah...

Entah kenapa anak saya kurang suka buah dan sayur. Untuk yang nomer dua sebenarnya doyan sekali dengan buah dan sayur wortel, tapi kalau kakaknya no way.

Pernah ketika dia kecil mengalami sembelit karena melanggar pernah makan buah dan sayur. Dari situ saya mulai berfikir bagaimana cara supaya buah dan sayur masuk ke dalam makanannya dan dia suka.

Akhirnya saya menemukan beberapa cara. Sebenarnya ini sepele sekali dan sudah banyak diterapkan. Tapi, semogabtipsnya berguna.

Pertama, cari tau apa makanan kesukaan ananda.

Kedua, olah bersamaan atau menjadi sesuatu yang dia suka tersebut. Misalnya, dia suka sekali dengan coklat. Supaya doyan makan buah, akhirnya saya memasak pisang dicampur coklat. Selain itu, jika dia suka nugget, bisa disisipkan  sayur ketika kita membuat nugget. Atau anak kita doyan es. Kita bisa membiarkannya es yang sehat dari bahan buah-buahan dengan cara dblender atau cukup membekukan buahnya saja.

Ketiga, beri contoh dan kisah teladan tentang manfaat memakan buah dan sayur. Kalau orang tuanya saja enggan memakan sayur bagaimana dengan anaknya. Jadi jangan enggan menyediakan sayuran sebagai menu makan kita dan keluarga sehari-hari.

Berikut ini saya share sedikit tips membuat lahan pisang yang disukai anak-anak. Berhubung anak lertama saya doyan sekali dengan coklat, maka wajib hukumnya menambahkan coklat di hidangan ini.

Bahan-bahan:
1. Pisang, bisa pisang kepok atau raja yang sudah manis.
2. Margarin
3. Gula pasir/gula aren
4. Keju cheddar
5. Messes coklat
6. Susu kental manis (putih/coklat)

Cara membuat:
1. Panaskan wajan dan beri satu sendok makan margarin.
2. Jika sudah panas, masukkan pisang ke dalam margarin leleh tersebut. Masak sampai matang
3. Selagi panas, oles dengan margarin lagi dan taburi gula
4. Terakhir, taburi topping keju dan mesir serta susu kental manis.
5. Jadi deh.. Siap dinikmati.


#kuliahbunsayIIP
#tantangan10hari
#level9
#thinkcreative

Rabu, 08 November 2017

Huruf di Mana-mana (Tantangan Bunda Sayang Level 9 #day5)

November 08, 2017 0 Comments
Bismillah

Asyraf sedang belajar mengenal huruf dan angka di sekolahnya. Sepertinya dia begitu interest dan selalu mengulangi ilmu yang dia dapat ketika ada di sekolah.

Kali ini saya dan juga atas kemauan Asyraf sendiri akan membuat games mengenal huruf dan angka yaitu menandai apa saja entah itu perabotan rumah tangga, mainan anak, dan sebagainya yang mirip dengan huruf dan angka tertentu dan menyebutkannya.


#kuliahbunsayIIP
#tantangan10hari
#level9
#thinkcreative

Senin, 06 November 2017

Dinosaurus (Tantangan Bunda Saya Level 9 #day4)

November 06, 2017 0 Comments
Bismillah...

Namanya anak-anak ternyata memang betul merupakan peniru ulung. Apa yang dilihat itu yang dilakukan, apa yang didengar itu yang diucapkan, apa yang melintas di pikirannya bisa jadi kreasi yang unik. Yang terakhir ini yang saya alami.

Terus terang saya agak ketar-ketir ketika dia suka buka youtube. Selalu saya awasi apa yang dia tonton. Dan alhamdulillah dia bukan youtube holic, artinya mantengin terus dan tak bisa dilepas. Kalau bosan ya sudah. Kebetulan si sulung, Asyraf, suka sekali lihat robot dan ranger. Dan saya baru tau kalau ada ranger dinosaurus.

Entah bagaimana dia hapal sekali nama-nama dinosaurus dan bentuk/jenisnya bagaimana dari menonton tersebut. Kok saya tau? Iya, dia sering membuat bentuk-bentuk dinosaurus tersebut dengan legonya. Dia sering menunjukkan ke saya seperti misalnya, triceratops yang dia bilang ada tanduknya, stegosaurus yang dia bilang ada duri-durinya di punggung, kemudian tyrex yang katanya jalannya bungkuk dan tangannya di depan.

Dari melihat sesuatu yang baru kemudian dia hafalkan dan dikreasikan dalam bentuk 3d melalui legonya.



#level9
#kuliahbundayIIP
#tantangan10hari
#thinkcreative

Sabtu, 04 November 2017

Robot dan Pesawat (Tantangan Bunda Sayang Level 9 #day3)

November 04, 2017 0 Comments
Bismillah

Pagi ini saya lagi-lagi dibuat mikir oleh Asyraf. Sambil membaqa mainannya dia bilang, "mi, lihat aku punya robot. Robot ini bisa jadi pesawat." "oiya? Coba umi lihat", kata saya sambil penasaran. Ternyata memang betul, mainan semacam lego dia bentuk pesawat dan bisa juga menjadi robot.


Sebenarnya ini sudah sering dia lakukan. Mulai dari membuat dinosaurus dari mainan yang sama, bentuk bus, mobil, dan sebagainya.

Allah menciptakan anak kita lengkap dengan kreatifitasnya. Jadi benar bahwa kreatifitas anak itu tak perlu ditumbuhkan karena anak-anak dari sananya sudah kreatif. Tinggal kita mengasahnya.

Saya pernah mendengar dan membaca ceramah dari bu Elly Risman, bahwa anak-anak usia dini sebaiknya diberikan mainan dalam bentuk mentah. Maksudnya mainan yang bisa dimainkan sesuai dengan imajinasi anak-anak, semisal lego, bombit, play dough, dsb. Memang betul, dari mainan "mentah" tersebut dia bisa mengekspresikan apa yang ada di kepalanya.

Sepanjang yang saya amati, anak-anak itu tingkat penasarannya sangatlah tinggi itulah mengapa mainan seperti mobil-mobilan atau mainan "jadi" lainnya sering dibongkar. Selain itu mereka juga cepat bosan sehingga sering minta mainan baru lagi walaupun yang lama tak rusak. Akhirnya saya memutuskan untuk memilih mainan semacam lego atau bombit untuk mereka. Alhamdulillah masih bertahan walaupun jumlah legonya mulai berkurang :D

#kelasbunsayIIP
#tantangan10hari
#level9
#thinkcreative
#day3

Jumat, 03 November 2017

Oat Mangga (Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 9 #day2)

November 03, 2017 0 Comments
Bismillah

Ketika siang Shafiyah rewel saat itu saya berpikir mungkin dia kelaparan. Akhirnya bergegas ke kulkas mengambil buburnya yang tadi pagi dibeli. Setiap hari saya selalu membeli bubur organik yang selalu berganti-ganti menunya di dekat rumah. Dan selama ini alhamdulillah Shafiyah doyan. Tapi kenapa buburnya basi?? Astaghfirullah, saya baru teringat mungkin karena saya lupa menaruh ke dalam kulkas begitu selesai di beli. Maklum, buburnya tanpa pengawet, jadi supaya harus di simpan di kulkas.

Sedih, bingung, karena kebetulan di rumah tak ada stok buah yang bisa dimasak. Hanya ada buah semangka. Ditambah lagi tidak ada kendaraan,  dan abinya sedang keluar. Andai ada kendaraan, saya ingin keluar membeli mangga kiloan di pasar dekat rumah.

Oiya, Shafiyah ini anaknya tidak seberapa doyan dengan bubur instan. Jadi saya harus cari cara dan cari resep untuk memasakkan dia manakala tidak bisa membeli bubur organik.

Alhamdulillah akhirnya akungnya Shafiyah datang. Dan alhamdulillah lagi membawa mangga. Cus ke dapur siap-siap peralatan dapur.

Oat mangga ini simpel sebenarnya. Mangga bisa diganti dengan buah lainnya yang aman jika dimasak.


Bahan-bahan:
  1. Oatmeal, sekitar 3 sendok makan. Bisa pakai yang instan atau tidak
  2. Buah mangga. Ambil secukupnya, sekitar 1/3 saja kalau mangganya tidak terlalu besar
  3. 3Susu, sekitar 200ml. Ini bisa pakai susunya si adek, asip, atau kalau adeknya sudah satu tahun bisa pakai skm atau susu full krim.
  4. Gula. Ini bisa diskip


Cara memasak:
  1. Campurkan oat dengan sebgian susu, aduk rata
  2. Blender buah mangga dengan sisa susu yang tidak dicampur dengan oat. 
  3. Setelah itu campur jadi satu oat dan jus mangga
  4.  Masak dengan api kecil sampai mendidih dan oat matang. 
  5.  Setelah itu simpan di wadah dan jika tidak langsung dimakan bisa disimpan di kulkas. 







Semoga menginspirasi.

#kuliahbunsayIIP
#tantangan10hari
#level9
#thinkcreative

Kamis, 02 November 2017

Belajar Angka dan Huruf (Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 9 #day1)

November 02, 2017 0 Comments
Bismillah..

Memang ada benarnya bahwa setiap anak Allah anugerahkan kreatifitas. Tinggal kita sebagai orang tua bisa tidak mengembangkan kreatifitas tersebut.

Kali ini saya dikejutkan dengan idenya Asyraf. Belakangan ini dia memang gemar sekali belajar angka dan huruf, mulai dari angka 1 sampai ratusan sudah pernah di tulis sebelumnya dan huruf latin maupun hijaiyyah sudah dia hafalkan. Alhamdulillah.. Semua itu dia lakukan tanpa paksaan atau ajakan dari saya.  Asalkan dia suka dia kerjakan. Kalau dia bosan ya berhenti. Kalau dia bingung maka dia akan bertanya.

Ketika akan tidur siang, tiba-tiba dia menunjukkan "mainan"nya sambil berkata, "ini T ya mi?". Dan saya pun masih keheranan. Kok bisa ya dari 3 buah penjepit pakaian dia belajar mengenal huruf? Selain huruf T dia mencoba membuat yang lain seperti huruf Y, V, dan sebagainya.

Memang selama ini Asyraf belajar mengenal huruf dan angka tidak melalui buku saja, tapi apapun yg dia temui mirip dengan huruf atau angka pasti dia selalu menyebutkannya.

Sekarang, giliran uminya lebih kreatif lagi, supaya anak-anak tak bosan.


#kuliahbunsayIIP
#tantangan10hari
#level9
#thinkcreative

Sabtu, 07 Oktober 2017

Aliran Rasa (Bunda Sayang Level 8)

Oktober 07, 2017 0 Comments
Bismillah..

Managemen financial.. Iya, itu yang dipelajari pada tantangan kali ini. Terus terang yang malah tertantang adalah orang tuanya yang keuangannya masih bocor sana-sini. Harus dirapikan lagi, dicatat lagi, dan perlu skala prioritas mana yang penting mendesak, dsb.

Untuk anak-anak, karena masih kecil, saya banyak mengingatkan tentang menabung dan infaq. Jika ingin beli mainan baru, syaratnya harus menabung.

Bismillah.. Semoga ke depannya bisa.


#AliranRasa
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial


Follow Us @lailie.anwar