Bismillah...
Dalam tantangan ini saya belajar dari anak-anak bahwa keterbatasan yang kita miliki bukan berarti kita bersedih dan tak bisa berkrasi. Dengan mainan yang saya sendiri tidak terlalu banyak membelikan, bahkan hanya membelikan lego, mereka bisa berkreasi. Jika mereka ingin punya mainan dinosaurus, tak perlu membeli, cukup berkreasi dengan lego yang ada. Demikian juga dengan bermain angka. Tak perlu membeli mainan khusus belajar angka, dari kardus susu dan lembaran kertas pun sudah bisa belajar mengurutkan angka.
Demikian dengan ibu. Keterbatasan bukan berarti bersedih hati, bukan berarti tak bisa banyak memberi, bukan berarti miskin cinta kasih. Keterbatasan waktu bukan berarti tidak bisa membersamai, tetapi dorongan untuk kreatif menyusun aktivitas sehari-hari. Keterbatasan materi bukan berati anak diberi makan apa adanya, tanpa harus berupaya, melainkan kreatif memanfaatkan bahan yang ada menjadi sesuatu yang sehat dan lezat.
Dari sini saya belajar, tentang kreativitas dan keterbatasan. Keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk memberikan yang terbaik, tapi sebagai media tuk mendongkrak kreativitas agar semakin naik.
#aliran rasa
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#Thinkcreative
Sabtu, 25 November 2017
# Aliran rasa
# Kuliah Bunsay IIP
Kreatif Itu... (Aliran Rasa Kelas Bunda Sayang Level 9)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar