Anda ingin membangun rumah? atau bingung mau mencari tempat yang bagus seperti apa? ini nih saya berikan sedikit tipsnya. Tips ini saya ambil dari materi kuliah saya dulu sewaktu masih kuliah di arsitektur. Teori ini sampai sekarang masih saya gunakan sebagai acuan dalam membuat desain. Teorinya lebih dikenal dengan Site Analysis yang dirumuskan oleh Edward T. White.
Ada sebelas tips yang akan saya bahas untuk mendapatkan lahan hunian yang bagus dan menguntungkan, antara lain:
- Lokasi. Ini pasti yang dilihat pertama kali. Lokasi ini terkait dengan ekonomi, apakan daerah tersebut menguntungkan? Dekat dengan pusat ekonomi?
- Penguasaan/Pembebasan Lahan. Ini terkait dengan legalitas pembebasan lahan. Apakah lahan yang kita incar masih dikuasai pihak lain. Kalau iya apakah nanti pembebasannya mudah?
- Biaya. Bukan saja mengenai harga lahan yang akan kita akuisisi, tetapi lebih kepada biaya dalam pematangan lahannya. Contohnya seperti lahan berawa akan lebih mahal pematangannya dibandinkan dengan lahan bekas perkebunan.
- Peruntukan. Nah, ini yang kadang kita lupa. Sebenarnya kita mau beli lahan untuk apa sih? untuk rumah tinggal kah? Untuk usaha kah?
- Ukuran. Ingat ya, sebelum mulai membeli apalagi membangun, pastikan dulu ukuran lahannya. Apakah sesuai dengan sertifikat? Saya dulu pernah medesain rumah tinggal. Kelihatannya sepele, hanya rumah tinggal, namun kenyataannya saya salah mengikur luasan dan bentuknya. Ternyata bentuknya tidak sesuai dengan sertifikatnya. Akhirnya saya desain ulang semuanya.
- Bentuk. hampir sama seperti ukuran, pastikan dulu bentuk lahannya. Bentuk lahan yang asimetris biasanya memiliki tantangan tersendiri dalam mendesain, apalagi kalau bentuknya sudah tak beraturan. Bentuk lahan yang tak beraturan ini bisa berdampak pada luas lahan yang bisa dibangun.
- Kesatuan. Maksudnya, apakah lahan yang akan kita eksekusi tersebut dipisahkan oleh jalan, oleh saluran, atau yang lainnya? Karena pastinya akan menghambat pembangunan.
- Karakteristik Fisik. Karakteristik fisik ini berhubungan dengan penampakan lahan, apakah lahannya berkontur, berbukit, atau landai? Semua harus dicermati supaya ketika membangun nanti kita tidak menghabiskan banyak biaya.
- Jalan dan Aksesibilitas. Usahakan jaringan jalan lancar dan maksimal sesuai kebutuhan kita.
- Ketampakan. Maksudnya apakah lahan kita tertutupi oleh objek lain, semisal papan bilboard, bangunan tinggi lainnya, dan sebagainya.
- Guna Lahan. Ini berkaitan dengan peraturan dari pemerintah setempat. Sebelum memulai membangun, kita perlu menyesuaikan guna lahan yang kita beli peruntukannya apa dengan tujuan kita membelinya. Jangan sampai lahan untuk kawasan industri kita beli dan kita jadikan perumahan, no, bukan seperti itu. Bagaimana kita tahu peruntukan lahan? Kita bisa mencari info di pemerintah kota setempat yang dikenal dengan RTBL (bisa di search di google).
Demikian tips dari saya. Semoga sebelas tips di atas bisa membantu dalam pencarian lahan yang sesuai dengan kebutuhan kita. Ingat, sebelum memutuskan untuk membeli dan membangun, gali informasi sedalam-dalamnya tentang lahan tersebut. Terima kasih karena sudah membaca.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar