Sabtu, 03 Juni 2017

Pancasila untuk Anakku

Bismillah..

Nak, sekarang ini banyak sekali orang yang mengaku cinta Pancasila namun ternyata hanya simbol saja. Pancasila yang dicintai semata-mata hanya seligan yang ikut tren kekinian.
Nak, mencintai Pancasila bukan sekedar menghafal isinya saja, tetapi juga mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya.

1. Sila pertama yang berisikan Ketuhanan Yang Maha Esa. Banyak orang yang mengaku Pancasilais namun sila pertama diabaikan begitu saja. Tuhan disekutukan dengan hingar-bingar dunia. Perintah tuhan tak diindahkan dengan alasan tak mencerminkan persatuan umat beragama.
Ingat nak, kita memang satu Indonesia, tapi mematuhi perintah agama itu adalah yabg utama

2. Sila berikutnya yang berisi tentang kemanusiaan yang adil dan beradab. Bagaimana kita bersikap memanusiakan manusia sedang diantara kita saja saling menghina, mencaci, memusuhi, bahkan saling benci. Hanya karena mengingatkan untuk saling taqwa sudah dilabeli tidak menghormati hak asasi.

3. Sila berikutnya adalah persatuan Indonesia. Sekarang kita sudah terpecah belah, mudah tersulut api amarah.

4. Sila keempat ini yang paling panjang isinya namun berisikan ciri khas bangsa, yaitu bermusyawarah. Tak boleh salibg memaksakan kehendak itu yang utama, dan apa yang dirmusyawarahkan bersama Harus bisa dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nak, ketahuilah semuanya itu sebenarnya sudah diajarkan oleh agama kita.

5. Yang terakhir, keadilan bagi seluruh rakyat. Nayatanya masih banyak yang haknya tak diberikan, nak. Masih banyak kesenjangan dalam hidup di negeri ini. Yang kaya mendapat perlakuan istimewa, yang miskin malah malah tak memdapt haknya.

Asal kau tahu, nak, sesungguhnya itu sudah dirumuskan dalam agama kita. Mengakui tuhan yang satu, persatuan antar umat, musyawarah dan masih banyak lagi.

Nak, pancasila bukan untuk di hafal melainkan untuk diaplikasika. Jangan latah untuk pura-pura cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @lailie.anwar