Wahai Pemuda..
Sungguh, banyak kau siakan hidupmu,
Kau buang waktumu,
dan kau abaikan cinta orang tuamu
Siang malam kau gunakan tuk hal yang tak berguna
Berkumpul dengan kawan hanya tuk bersenang-senang
Kewajiban agama kau tinggalkan
Nyanyian-nyanyian sampah setiap saat kau dendangkan
Sehingga mulutmu kering akan ucapan kebaikan
Wahai pemuda...
Kau bilang kau jatuh cinta
Cinta kepada seorang wanita
Tapi sungguh, bukan cinta itu namanya
Melainkan hanya nafsu belaka
Kau manfaatkan kelemahannya
Untuk kau nikmati keelokan tubuhnya
Wahai Pemuda...
Sesungguhnya peradaban ini ada di genggamanmu
Kelak kau kan menjadi orang tua
yang memberi teladan dan juga doa
Kelak kewajiban mendidik ada di tanganmu
Mengajarkan kebaikan dan kewajiban kita kepadaNya
Wahai pemuda...
Jangan lagi kau siakan hidupmu
Kembalilah ke rumahmu
Sayangi orang tuamu dan seraya meminta doa mereka agar kau menjadi orang berguna
Ubah dirimu dan lingkunganmu
Agar membawa manfaat dan ramhat dariNya
Karena sesungguhnya hidup tak akan lama
Terlebih kita tak tahu kapan akan berpulang kepadaNya
*Terinspirasi dari segerombolan anak muda yang bergadang sepanjam malam di warung kopi sebelah rumah
Minggu, 11 Juni 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar