Berbicara tentang kearifan lokal, sesungguhnya banyak yang bisa kita gali untuk
membuat sebuah ide desain baru dalam sebuah rancangan bangunan. Mengapa
kearifan lokal harus tetap ditampilkan, karena kearifan lokal tersebut
merupakan cerminan dari nilai sosial maupun kondisi alam setempat.
Kali ini saya akan membahas tentang desain
perencanaan kawasan wisata yang pertama kali saya desain yang berjudul Taman
Wisata Tirta. Lokasi
perencanaan dan penelitian berada di objek wisata Waduk Gunungrowo Indah,
desa Sitiluhur, kecamatan Gembong, kabupaten Pati, Jawa Tengah dengan luas site
±320 Ha. Sebenarnya Waduk Gunung Rowo ini
memiliki view yang menarik yaitu mengarah ke dataran tinggi Gunung Muria. Namun
karena pengelolaan yang kurang maksimal mengakibatkan waduk ini tampak tidak
terawat.
Konsep perencanaan kawasan yang saya buat adalah ECO FRIENDLY dimana bangunan maupun penataan bangunan harus ramah pada lingkungan dan memunculkan nilai-nilai lokalitas daerah setempat.
![]() |
| Lokasi Asli |
KONSEP PENATAAN MASSA BANGUNAN
Konsep penataan massa bangunan ini tidak sembarangan karena harus melihat hasil analisa pemanfaatan lahan, view yang menarik, dan peraturan setempat sehingga menghasilkan desain yang ECO-FRIENDLY. Hasil akhir analisa ini saya membuat pemetaan kawasan, mana yang akan dibangun (area MAN MADE FEATURES) dan mana yang harus tetap dibiarkan alami (area NATURAL FEATURES).
Pada area MAN MADE FEATURES akan dibangun bangunan seperti penginapan, rumah makan, taman, museum, yang bertujuan untuk aktivitas rekreasi dan edukasi. Sedangkan area NATURAL FEATURES sengaja dibiarkan karena bertujuan untuk konservasi.
![]() |
| Pembagian Area |
Di sini saya memunculkan kearifan lokal setempat yaitu menggunakan atap jawa yaitu atap kampung. Selain itu bentuk bangunan panggung bertujuan untuk sirkulasi udara dan disesuaikan dengan bentuk lahan yang berkontur. Massa bangunan yang akan didesain pada site harus memenuhi kriteria tema yang sebelumnya telah ditentukan, antara lain:
Dari konsep yang memasukkan unsur kearifan lokal tersebut maka munculah desain kawasan yang terpadu, fungsional dan sesuai dengan kondisi alam setempat. Keinginan besar saya semoga desain ini bisa terwujud suatu saat nanti, bukan untuk saya, tapi untuk masyarakat sekitar, sehingga kearifan lokal terjaga, perekonomian warga terangkat, dan dapat menjadi nilai tambah Waduk Gunungrowo dan kota Pati.
Semoga menginspirasi.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar